Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Spam Score : Pengertian, Faktor Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Spam Score : Pengertian, Faktor Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Apa itu pengertian spam score ? Spam score menjadi salah satu unsur yang sangat penting bagi sebuah website karena bisa menjadi standar untuk menilai kelayakan di mata Google. Hal ini akan berpengaruh nantinya pada peringkat website di halaman pencarian.

Pengertian Spam Score

Pengertian spam score sendiri pada dasarnya merupakan algoritma dari MOZ untuk menilai kelayakan suatu website. Apakah website tersebut memiliki reputasi buruk di mata Google, karena menilainya sebagai spam atau bagus bagi mesin pencari karena spam score-nya rendah. 

Spam score sendiri terdiri dari 17 butir faktor yang masing-masing memiliki penjelasan tersendiri. Salah satunya unsur spamming apa saja yang mendapatkan penjelasan melalui Google Guidelines. Sebagai pemilik website, Anda harus mengetahui hal ini agar menghindari unsur spamming itu pada website. 

Spam score juga bisa menjadi tolak ukur untuk menilai kelayakan suatu website yang nantinya akan berpengaruh pada peringkat website di mesin pencari. Semakin tinggi spam score suatu website, maka reputasinya semakin kurang baik di mata Google, begitu pun sebaliknya. 


20+ Ciri-Ciri Website Terkena Spam Score

Spam score juga memiliki pengertian lain sebagai persentase dari website yang fiturnya sama dengan halaman yang sudah mendapat penalty dari Google. 

Jika website memiliki ciri-ciri spam yang banyak, maka nilai spam scorenya semakin tinggi. Apa saja ciri-ciri website terkena spam score ? Berikut, di antara lain ialah :

  1. Hanya terdapat sedikit halaman dalam satu nama domain
  2. Memiliki TLD yang biasanya terdapat pada website spam seperti .cc, .info, .pl, dan lain sebagainya
  3. Memiliki panjang nama domain serta subdomain yang mirip dengan nama pada website spam
  4. Hampir tidak ada Google tag manager pada website spam
  5. Jarang tersedia tag iklan double klik pada website spam
  6. Kurang memasang nomor telepon di website spam
  7. Jarang memiliki halaman linkedin pada website spam
  8. Kurang mencantumkan alamat email pada website spam
  9. Jarang menggunakan HTTPS pada website spam
  10. Biasanya cenderung menggunakan meta keywords pada website spam
  11. Website tersebut memiliki jumlah kunjungan yang sangat sedikit pada panel Jumpshot’s clickstream
  12. Menggunakan re-canonical non-lokal yang sering diasosiasikan sebagai website spam
  13. Judul halaman terlalu panjang atau terlalu pendek
  14. Meta description terlalu panjang atau terlalu pendek
  15. Sangat menumpuk kata kunci pada penggunaan meta keywords
  16. Tidak menggunakan Favicon atau ikon
  17. Facebook Tracking Pixels tidak tersedia
  18. Jumlah external link tidak wajar
  19. Jumlah teks konten dengan jumlah link rasionya tidak wajar
  20. Terdapat huruf vokal dan huruf konsonan yang berurutan pada nama domain
  21. Memiliki tanda hubung berkali-kali pada nama domain website spam
  22. URL panjangnya tidak wajar
  23. Kata-kata seperti konten dewasa, obat-obatan, game, dan topik spam lainnya sering terdapat pada halaman website spam
  24. Sering menggunakan kata-kata topik webspam dalam teks jangkar


5 Faktor Penyebab Spam Score

Spam score bisa naik secara tiba-tiba karena banyak faktor baik yang berasal dari internal maupun eksternal website. Apa saja faktor penyebab spam score menjadi naik nilainya? Berikut ini beberapa di antaranya :


1. Backlink

Backlink menjadi salah satu faktor utama meningkatnya nilai spam score yang harus ada karena merupakan cara cepat untuk meningkatkan kualitas website. Namun, Anda perlu menyadari bahwa jika salah dalam menerapkan backlink, maka akibatnya fatal karena bisa terkenal penalti. 

Backlink sendiri terdiri dari dua jenis yaitu internal backlnk yang berasal dari halaman website dan eksternal backlink yang berasal dari website lain. Untuk mengatasi hal tersebut, maka Anda harus pintar-pintar dalam memilih website yang berkualitas bagus. 


2. Anchor Text

Sebisa mungkin usahakan untuk memilih achor text yang sesuai dengan pembahasan link dan tidak melenceng jauh baik untuk eksternal maupun internal link. Misalnya link membahas tentang cara membuat website, maka Anda harus menggunakan anchor text yang berkaitan dengan hal tersebut. 

Jika menggunakan anchor text yang jauh dari kata-kata tersebut maka akan dianggap spam score. Jangan membuat anchor text yang panjang, cukup dengan text pendek maksimal 4 kata atau yang sesuai dengan kata kunci target utama. 


3. Konten

Content is king harus benar-benar pemilik website perhatikan dan menjadi unsur yang penting, karena kualitas tulisan akan menentukan apakah pembaca akan betah di halaman website Anda atau tidak. Buat konten yang berkualitas dengan pembahasan yang tidak bertele-tele dan tidak dibuat-buat. 

Standar yang bagus adalah dengan menggunakan jumlah 300-600 kata dan hindari plagiat. Konten yang plagiat akan mudah terdeteksi oleh Google sebagai spam dan akhirnya mempengaruhi performa website untuk masuk ke peringkat atas. 


4. Tema/Template

Template memang tidak memiliki dampak yang seberapa namun tetap saja faktor ini sangat berpengaruh. Tak jarang Google Adsense menolak suatu website dengan keterangan inventaris berharga, alasan tidak jelas, dan pengunjung yang tidak valid. 

Oleh karena itu, gunakan template atau tema yang premium dan hindari menggunakan plugin SEO secara berlebihan. Hal ini karena antara plugin yang satu dengan yang lainnya sering terjadi miss komunikasi. 


5. Keyword/Kata Kunci

Saat ini sudah tersedia banyak tools yang bisa Anda gunakan untuk mencari keyword. Tools tersebut seperti Ahrefs, Uberguest, Google Planner, dan Moz. Faktor ini akan sangat berguna bagi blogger pemula yang ingin mencari visitor secara organik. 

Gunakan kata kunci yang tepat dan secukupnya alias jangan terlalu menumpuk kata kunci di dalam sebuah konten. Karena Google akan menilai spamming pada konten yang terlalu banyak menggunakan kata kunci apalagi keywords target utama. 


15+ Cara Kerja Spam Score Mengukur Performa Website

MOZ pertama kali memperkenalkan backlink spam score pada bulan Mei 2015 melalui Rand Fiskin yang merupakan pakar internet marketing online. Terdapat beberapa faktor spam score yang akan membuat suatu website diberi penalti oleh Google. Berikut ini penjelasannya :


1. Low MozTrust or MozRank

Artinya, angka MozTrust dan MozRank yang website tersebut peroleh adalah rendah dengan kisaran angka di bawah 1 yakni di antara 0.00 – 01.00.


2. Ratio of Nofollowed and Followed Domains and Subdomains

Rasio diikuti untuk subdomain atau domain yang bahkan tidak bisa diketahui apakah mengandung spam atau tidak. 


3. Site Link Diversity Link is Low

Pengertian dari istilah tersebut adalah keragaman link situs yang rendah. Artinya, backlink yang tersedia bisa jadi berasal dari website yang reputasinya rendah karena memiliki banyak backlink spam pada website tersebut sehingga website Anda pun akan terkena dampaknya. 


4. Large Number of External Links

Semakin banyak backlink yang keluar, maka semakin banyak peluang spam yang bisa masuk ke dalam website. Oleh karena itu, penting dalam memililih website yang berkualitas untuk mencantumkan backlink website yang akan Anda promosikan. 


5. Thin Content

Konten yang pendek juga ikut berpengaruh khususnya untuk konten yang hanya terdiri dari 400 karakter ke bawah sehingga Google menilai konten tersebut sebagai spam. Hal ini karena Google menilai konten tersebut tidak relevan dengan kebutuhan pembaca dan tidak berkualitas. 


6. No Contact Info

Pengunjung tentu saja akan merasa kesusahan untuk menghubungi website yang sama sekali, tidak ada nomor kontak yang bisa mereka hubungi baik telepon maupun email. Oleh karena itu, informasi kontak menjadi hal wajib yang harus Anda cantumkan pada halaman website. 


7. Anchor Text Heavy Page

Kata kunci teks dalam halaman berat juga ikut mempengaruhi cara kerja spam score di mana konten banyak akan tetapi sedikit jumlah backlink yang bisa website tersebut dapatkan. 


8. Domain Name Containts Numerals

Nama domain yang berisi angka juga dapat mempengaruhi spam score pada website tersebut. Hal ini dikarenakan nama domain yang mengandung karakter angka berpotensi mendapat penilaian dari Google sebagai spam sebab mengelabui. 


9. TLD Correlated with Spam Domains

Terdapat beberapa jenis domain yang biasanya diserang oleh spammer seperti .cc, .info, dan .pw.


10. Small Proportion of Branded Links

Maksud dari proporsi kecil dari link bermerek di mana link organik yang ada cenderung mengandung jumlah yang tidak proporsional dari kata kunci merek yang ada. Situs yang tidak memiliki banyak kata kunci teks bermerek artinya adalah sinyal bahwa link tersebut tidak organik. 


11. Large Site with Few Links

Banyak halaman yang cenderung memiliki banyak link namun kualitas dari backlink yang website tersebut dapatkan masih tidak pasti. Bahkan seringkali backlink spam dan komentar spam menumpangi link tersebut yang memang sengaja ditanamkan dalam konten. 


12. Low Number of Internal Links

Jumlah backlink yang rendah pada suatu website juga bisa mempengaruhi spam score, di mana backlink tersebut ternyata tidak berhubungan dengan postingan terkait, sehingga mesin pencari menilainya spam. Oleh karena itu, adanya widget artikel terkait akan sangat membantu.


13. Site Markup is Abnormally Small

Situs yang tidak spam cederung berinvestasi dengan pengalaman pengguna. Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika mengunjungi struktur HTML pada website, karena bisa mengundang spam yang tidak diinginkan tanpa Anda bisa mengetahuinya. 


14. Low Number Pages Found

Jumlah halaman yang ditemukan rendah pada suatu website akan cenderung menjadi spam. Apalagi jika konten yang terdapat pada website tersebut masih sangat sedikit. Untuk mengatasinya, buat banyak konten halaman yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna agar bisa terindeks Google.

 

15. Domain Name Length

Nama domain yang terlalu panjang juga bisa terbilang spam, sehingga usahakan untuk membuat nama domain yang mudah diingat. 


16. External Links in Navigation

Backlink keluar yang disembunyikan dengan tata letak di footer atau sidebar juga bisa mempengaruhi spam score. Oleh karena itu, usahakan agar jangan sampai salah dalam memasang widget agar mesin pencari tidak menilainya sebagai spam terselubung. 


Cara Mengecek Spam Score Menggunakan Moz Pro

Pada dasarnya, MOZ telah membagi zona nilai spam ke dalam 3 area, yaitu zona merah, zona kuning, dan zona hijau. Zona hijau memiliki arti sebagai low risk of spam dengan persentase 0.5 % - 7.5 % dan jumlah bendera spamnya sebanyak 0 - 4. 

Sementara itu, zona kuning memiliki arti sebagai medium risk of spam memiliki angka persentase 11.4 % - 30.6 %, di mana jumlah bendera spam-nya terdiri dari 5 – 7. Sementara itu, high risk of spam atau zona merah angka persentasenya 56.8 % - 100 % dengan jumlah bendera 8 – 17. 

Anda harus hati-hati jika nilai spam score website sudah di atas angka 13, karena rawan terkena banned. Cara mengetahui spam score website bisa dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Masuk ke situs website https://moz.com/login 
  2. Daftarkan akun terlebih dahulu jika belum memiliki akun
  3. Pilih dan klik link https://analytics.moz.com/pro/link-explorer/spam-score
  4. Masukkan URL blog yang ingin Anda ketahui nilai spamnya
  5. Pilih dan klik Analyze
  6. Tunggu hingga MOZ menampilkan data nilai spam 
  7. Data yang muncul terdiri dari jumlah linking domain, nilai spam score, presentase linking domain sesuai zona nilai spam, Domain Authority, dan daftar tautan inbound link


Ukuran Spam Score Tingkat Rendah-Tinggi

Hasil presentasi spam score terdiri dari tiga bagian yaitu, rendah, sedang, dan tinggi. Spam score rendah dimulai dari angka 1 – 30 %, sedang dengan persentase 31 – 60 %, dan tinggi dengan persentase 61 – 100 %. 

Spam score yang tinggi memang tidak selalu mengartikan bahwa website tersebut pasti merupakan website spam. Namun, persentase tersebut merupakan perwakilan dari sinyal potensial yang ada pada website sehingga jika lama-kelamaan Anda biarkan maka bisa benar-benar menjadi spam. 

Angka score ini juga bisa pengelola website gunakan untuk menilai kualitas tautan pada website yang Anda miliki. Tujuannya agar bisa melakukan evaluasi terhadap beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja website di mata Google. 


15+ Langkah-Langkah Menurunkan Spam Score

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan nilai spam score agar website tidak terdeteksi sebagai website spam. Berikut ini, beberapa di antaranya :

  • Buat banyak halaman konten pada website agar mesin pencari tidak mencurigai sebagai spam
  • Hindari penggunaan TLD yang berbau spammer seperti .science, .top, .us, .gdn, dan lain sebagainya
  • Gunakan nama domain dan sub domain yang tidak terlalu panjang namun tidak terlalu pendek
  • Hindari penggunaan domain dengan angka terutama angka acak di akhir URL
  • Gunakan HTTPS atau SSL sebagai jaminan bahwa situs Anda aman 
  • Tampilkan informasi kontak yang bisa pengunjung hubungi baik nomor telepon, alamat, maupun email
  • Jangan menggunakan meta tag yang berlebihan karena jika praktek ini dilakukan Google akan lebih cepat mencurigai situs website Anda sebagai spam
  • Susun strategi untuk meningkatkan traffic pengunjugn dan otoritas website melalui teknik optimasi SEO
  • Buat artikel pendek di linkedin dan tambahkan anchor teks yang relevan dengan kata kunci halaman artikel website
  • Lakukan internal link ke artikel yang terkait pada website Anda
  • Lakukan guest post pada website yang memiliki otoritas bagus
  • Gunakan plugin related post sehingga internal linking pada artikel saling terkait bisa meningkat trafiknya
  • Tidak perlu memikirkan apakah link yang akan Anda gunakan sebagai backlink merupakan link dofollow atau nofollow
  • Fokus pada jumlah dan kualitas tautan
  • Gunakan favicon atau ikon kecil yang muncul pada browser saat pengunjung masuk ke website
  • Buat nama domain website yang mesin pencari mudah mengenalinya
  • Buat konten yang berkualitas dan hindari pembuatan konten yang dangkal
  • Hapus link eksternal yang tidak perlu agar bisa menurunkan spam score
  • Buat setidaknya satu tautan dalam teks ke halaman lain di website setiap memposting blog

Langkah-langkah di atas bisa Anda lakukan agar nilai spam score website turun sehingga reputasinya tetap bagus di mata Google. Dengan mengetahui pengertian spam score dan faktor-faktor penyebabnya, maka pemilik website bisa melakukan evaluasi dengan lebih baik.