Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Insert Jump Break : Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya

Insert Jump Break : Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya

Fitur Jump Break merupakan salah satu elemen dalam blogger, di mana penggunaan Jump Break bisa digunakan ataupun tidak sesuai keinginan penulis blog. Biasanya, Jump Break sudah ada secara otomatis, namun ada juga yang melakukan Insert Jump Break secara manual agar lebih efektif.

Hal tersebut dilakukan agar Jump Break bisa lebih optimal dalam menyajikan informasi, terutama informasi penting terkait dengan postingan atau konten di blog itu sendiri. Sehingga, keberadaan Jump Break bisa dikatakan sangatlah penting.


Pengertian Insert Jump Break

Secara garis besar, Jump Break merupakan fitur yang digunakan untuk memotong tampilan postingan dalam blog. Postingan yang mulanya sangat panjang bisa dipotong dan hanya diperlihatkan bagian pentingnya saja.

Apabila pembaca ingin mengetahui informasi lebih lanjut, maka mereka bisa klik baca selengkapnya ataupun more. Biasanya Jump Break sudah dibuat secara otomatis oleh blog, terutama dalam menampilkan daftar postingan yang ada di blog itu sendiri.

Namun terkadang Jump Break secara otomatis tidak dapat menampilkan bagian terpenting dalam postingan. Sehingga pembaca kurang berminat dan tidak melakukan klik pada postingan tersebut, dimana hal ini tentu akan sangat disayangkan oleh pemilik blog.


Fungsi/Manfaat Insert Jump Break

Ada banyak sekali fungsi atau manfaat dari Jump Break, dimana semuanya dapat membantu agar blog semakin bagus dari segi tampilan ataupun SEO yang dimilikinya. Berikut beberapa fungsi atau manfaat utama dari penerapan Jump Break tersebut :


1. Membuat Pembaca Lebih Tertarik

Fungsi yang paling utama dari penerapan Jump Break terletak pada daya tariknya, karena postingan yang memiliki Jump Break akan menyajikan informasi penting di bagian paling depan. Sehingga dapat membuat pembaca penasaran dengan keseluruhan dari postingan tersebut.

Hal ini juga dapat membuat pembaca melakukan klik pada postingan, dimana semakin banyak aktivitas dalam blog. Maka semakin baik pula blog di mata Google Search Engine, apalagi bila pembaca sering melakukan klik baik dalam blog tersebut.


2. Membuat Tampilan Lebih Efisien

Apabila Jump Break tidak dimasukkan secara manual, sebenarnya blogger sendiri sudah membuat Jump Break secara otomatis. Namun terkadang pembuatannya masih asal-asalan, baik paragraf yang diambil, batas pemotongan, hingga ukuran yang berbeda beda.

Tentunya hal tersebut akan membuat tampilan blog terlihat sangat berantakan. Hal inilah yang membuat menambahkan Jump Break secara manual bisa menjadi pilihan tepat, karena pengguna bisa mengatur bagian mana yang diambil serta seberapa banyak Jump Break yang dibutuhkan.

Dengan begitu tampilan blog dapat lebih diperhatikan, baik dari segi informasi atau tata letaknya. Sehingga akan terlihat lebih rapi dan juga profesional, tentunya hal tersebut menjadi nilai lebih yang dimiliki oleh blog di mata para pembaca.


3. Mencegah Adanya Copas oleh Tools AGC

Di masa sekarang, memang sedang marak copas konten yang dilakukan secara otomatis menggunakan alat bernama AGC (Auto Generated Content). Biasanya mereka yang menggunakan alat ini dapat menyalin konten di berbagai blog dengan mudah dan juga cepat.

Namun dengan menggunakan Jump Break, maka sistem AGC tidak dapat menyalin konten karena hanya ditampilkan sebagian saja. Hal ini akan mengurangi kerugian yang dapat dialami oleh blog tersebut.


Cara Menggunakan Fitur Insert Jump Break 

Setelah mengetahui pengertian beserta besarnya manfaat yang ditimbulkan, maka segeralah gunakan optimasi Jump Break pada blog yang dimiliki. Cara menggunakan Jump Break sendiri terbilang sangat mudah dan juga simpel, berikut cara lengkapnya :
  • Mula-mula buatlah postingan seperti biasa di blog, seperti membuat judul, prolog, isi, hingga bagian penutupnya.
  • Setelah semuanya selesai, maka Anda bisa mulai menambahkan Jump Break.
  • Caranya pilihlah bagian yang ingin dijadikan tulisan utama, di sini lakukan block terhadap paragraf utama yang diinginkan.
  • Kemudian klik menu Jump Break yang ada di toolbar blogger, biasanya ia disimbolkan dengan kertas robek menjadi dua.
  • Otomatis paragraf yang dipilih akan diberi batas dengan paragraf lainnya.
  • Setelah itu klik posting dan fitur Jump Break sudah berhasil diterapkan.
Namun bila menggunakan situs atau blog lain seperti Wordpress, belum tentu fitur Jump Break ada di toolbarnya. Bila demikian maka gunakanlah kode HTML untuk membuat Jump Break seperti yang ada di bawah ini :
  • Buatlah postingan seperti biasa.
  • Kemudian, klik opsi HTML yang ada di atas halaman editing.
  • Otomatis postingan akan diubah ke dalam bentuk HTML, di sini tambahkanlah code seperti berikut : <!--more-->.
  • Tambahkan kode tersebut di sebelum dan sesudah paragraf yang ingin ditampilkan dalam bentuk Jump Break.
  • Bila sudah, maka klik posting atau perbarui.
  • Maka postingan akan tampil dalam bentuk Jump Break seperti yang diinginkan.
Dilihat dari ulasan diatas, tentunya melakukan Insert Jump Break bukanlah perkara sulit. Apalagi mengingat fungsinya yang sangat penting, membuat Jump Break bisa menjadi salah satu optimasi yang bagus untuk diterapkan pada sebuah blog agar terlihat profesional dan memiliki SEO bagus.