Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Apa itu Google Sandbox ? Faktor Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pengertian Google Sandbox, Faktor Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mengenal Google Sandbox dan Cara Mengatasinya - Blog atau website merupakan salah satu media yang bisa memuat berbagai informasi yang sedang terjadi maupun berbagai informasi untuk kehidupan. Seorang blogger akan membuat tulisan yang disebut sebagai artikel dengan tema dan isi yang sudah ditentukan. 

Artikel tersebut kemudian akan dimuat dalam blog tersebut, sehingga nantinya dapat diakses oleh banyak orang. Semakin banyak orang yang mengakses blog tersebut, maka pundi-pundi rupiah yang bisa diperoleh juga bisa semakin banyak. Ditambah lagi, adanya beberapa pemasangan iklan atau request artikel dari beberapa klien.   

Baca Juga :

Jika pandai mengelolanya, maka blog tersebut akan menjadikan Anda sebagai jutawan. Hal yang pasti dari kepemilikan sebuah blog ialah bisa menjadi penghasilan. Akan tetapi, tetap saja terdapat peluang dalam mengalami kerugian akibat sebuah masalah. 

Salah satu masalah yang biasa terjadi dalam sebuah blog ialah Google Sandbox. Masyarakat awam nampaknya tidak akan begitu paham apa yang dimaksud dengan istilah yang satu ini. 

Pada dasarnya, hal tersebut dapat dikatakan sebagai salah satu masalah dalam sebuah blog yang bisa menimbulkan kerugian. Bagi pembaca atau orang-orang awam, maka hal tersebut akan cukup menyulitkan untuk memperoleh informasi dari blog tujuan. 


Pengertian Google Sandbox

Google Sandbox (GS) ialah sebuah filter pencarian yang diciptakan oleh tim Google untuk memberantas adanya spam. 

Hal tersebut menjadi salah satu jenis ancaman bagi para pemilik blog atau website. Anda bisa mendapatkan kerugian, khususnya dari blog atau website tersebut. Secara umum, Google Sandbox ini terbagi menjadi 2 tipe. 

Pertama, terdapat Google Sandbox yang mengincar blog atau website Anda secara langsung. Adapula, Google Sandbox yang mengincar artikel-artikel tertentu yang ada pada blog tersebut. 

Hal yang pasti dari Google Sandbox ini ialah akan membuat blog yang Anda miliki terkena pinalti atau hukuman. Kedua tipe tersebut sudah sering terjadi di tengah para blogger. 

Fenomena ini menjadi salah satu hal yang sangat dihindari oleh para blogger. Akan tetapi, beberapa di antaranya sering tidak menyadari banyak hal yang ia lakukan dalam blog tersebut yang menjadi penyebab adanya Google Sandbox. 

Sebelumnya, pastikan Anda mengenal lebih dalam mengenai Google Sandbox ini, agar bisa melakukan antisipasi. 

Hal ini membuktikan, bahwa setiap pembuatan blog tidak bisa dilakukan begitu saja. Anda perlu membuat artikel dan mengelola blog dengan sangat teliti, agar kemungkinan terkena Google Sandbox ini sangat kecil. 

Hal ini tentunya akan membuat keberlangsungan dari blog yang anda miliki lebih lama lagi dan lebih menghasilkan pundi-pundi rupiah. 


Apa Faktor Penyebabnya ?

Tidak ada akibat jika tidak terdapat sebab dari semua hal. Hal ini juga berlaku untuk Google Sandbox yang bisa timbul akibat beberapa faktor penyebabnya. 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya jika Anda kurang hati-hati dan teliti dalam mengelola blog, maka Google Sandbox tersebut bisa saja menyerang. Adapula hal yang lebih spesifik lagi mengenai faktor penyebab dari hal ini. 


1. Adanya Ping Blog/Website yang Berlebihan

Aktivitas ping pada website atau blog pada dasarnya akan menyebabkan adanya Google Sandbox. 

Sebagai pemilik blog Anda harus berusaha untuk tidak terlalu banyak dalam melakukan ping terhadap website atau blog Anda. Proses ping yang terlalu sering dan berlebihan akan dianggap sebagai annoying atau gangguan oleh pihak Google. 

Jika hal ini sudah terjadi, maka pihak Google bisa saja memberikan sanksi atau penalti berupa Google Sandbox terhadap blog yang Anda miliki. 

Apapun maksud dari proses ping ini tetap saja pada akhirnya menyebabkan sebuah gangguan yang berujung pada Google Sandbox. Lakukan proses ping hanya untuk sesekali saja. 

Selain itu, submit url yang terlalu banyak juga berpotensi membuat website yang Anda miliki terkena blacklist. 

Jika hal ini sudah terjadi maka otomatis website tersebut tidak dapat diakses baik oleh pemiliknya maupun para pembaca. Hal ini menjadi hal yang paling ditakuti oleh orang yang memiliki blog atau website. 

Lakukanlah ping dan submit url tersebut hanya 1 sampai 3 kali dalam 1 minggu. 

Jika bisa melakukan hal tersebut kurang dari hitungan ini, maka akan lebih baik lagi. Dengan begitu, peluang atau risiko adanya blacklist maupun Google Sandbox akan lebih kecil. Website yang Anda miliki bisa tetap eksis dari bisa diakses. 


2. Duplicate Content

Konten atau artikel yang benar-benar duplikasi dari artikel yang sudah ada di website atau pencarian lain bisa membuat blog yang Anda miliki terkena Google Sandbox. 

Konten duplikat merupakan salah satu hal yang paling dibenci oleh pihak Google. Konten tersebut bisa saja diperoleh dengan cara copy paste dari artikel yang sudah terbit sebelumnya. 

Google sudah memiliki sistem tersendiri untuk bisa mendeteksi hal tersebut. Hal yang perlu Anda lakukan tentu saja dengan membuat konten yang berbeda dan bebas plagiasi. 

Caranya dengan tidak copy paste dari artikel lain atau sama sekali tidak mengubah cara penulisan maupun kontennya . Pastikan Anda mengubah isi dari artikel tersebut, agar tidak terkena plagiasi yang terdeteksi secara otomatis. 

Ubahlah kata-kata atau isi dari konten ini menurut bahasa Anda sendiri, namun tetap tidak menyalahi aturan SEO dan ejaan yang benar. Dengan begitu, risiko adanya Google Sandbox bisa lebih diperkecil bahkan sama sekali tidak akan mengenai website yang Anda miliki. Hal ini akan lebih menguntungkan bukan ?


3. Optimasi yang Berlebihan 

Dalam pengelolaan blog beserta isinya akan dilakukan aktivitas optimasi. Aktivitas optimasi biasanya berlaku untuk On Page maupun Off Page

Optimasi yang terlalu berlebihan atau over pada dasarnya akan menyebabkan website Anda terkena Google Sandbox. Hal ini biasanya lebih sering dilakukan oleh blog atau website yang masih baru. 

Sebagian besar mereka ingin mengejar keyword yang banyak digunakan. Proses optimasi terhadap keyword yang terlalu banyak pada website atau artikel akan menyebabkan adanya Google Sandbox. Itulah mengapa Anda sangat disarankan untuk melakukan optimasi dengan wajar atau normal saja. 

Proses optimasi yang dilakukan secara wajar atau normal memang akan berlangsung cukup lama. Hal inilah yang terkadang membuat para pemilik blog yang ingin melakukan proses optimasi dengan lebih cepat. Hal ini justru berlebihan dan akan mengundang Google Sandbox pada website yang Anda miliki. 

Proses optimasi yang tidak sesuai kriteria juga bisa tergolong ke dalam spamming. Setiap kegiatan yang termasuk kedalam spamming biasanya akan terdeteksi oleh Google sebagai sebuah gangguan. 

Jika sudah seperti ini Google Sandbox akan lebih mudah muncul dan mengenai website atau blog yang Anda miliki. 


Cara Mendeteksi atau Mengeceknya

Gangguan Google Sandbox ini bisa diketahui atau dicek dengan beberapa cara. Pertama Anda bisa mengetahui ciri-cirinya yaitu hilangnya artikel-artikel yang sudah dibuat. 

Jika konten yang sudah Anda buat muncul di mesin pencarian namun tiba-tiba saja hilang, maka bisa jadi website Anda terkena Google Sandbox. 

Seperti pada pembahasan sebelumnya, bahwa Google Sandbox ini akan menyerang langsung pada artikel dari sebuah blog. Hal ini dapat dibuktikan dengan hilangnya artikel yang sudah dibuat meskipun sebelumnya sudah pernah muncul di mesin pencarian. 

Jika hal ini sudah terjadi periksa apakah Anda melakukan beberapa aktivitas yang menjadi penyebab adanya Google Sandbox. 

Cara lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mendeteksi atau mengetahui, apakah blog yang Anda miliki terkena atau tidak ialah dengan cara manual. Cara ini bisa dilakukan dengan mengunjungi Situs Google.co.id. Setelah itu, ketikan alamat http://www.namawebsiteanda.com/ lalu pilih search. 

Jika website yang Anda miliki muncul atau terindex oleh mesin pencari tersebut maka hal ini menandakan bahwa blog yang Anda miliki masih aman dari Google Sandbox. 

Sebaliknya, jika tidak muncul apapun pada pencarian ini, maka dipastikan website atau blog yang Anda miliki terkena Google Sandbox. Jika belum yakin Anda bisa melakukan pengecekan kembali. 

Cara lainnya yang bisa anda lakukan ialah dengan bantuan tools khusus. Tools untuk melakukan pengecekan atau pendeteksi Google Sandbox sudah cukup banyak dan bisa Anda gunakan. 

Salah satu contohnya ialah Pixel Groove. Tools yang satu ini cukup terkenal sebagai perangkat yang bisa mendeteksi atau mengecek adanya Google Sandbox. 

Caranya cukup copy dan paste link dari website atau blog yang Anda miliki. Setelah itu klik cek dan tunggu beberapa saat untuk mengetahui hasilnya. 

Nantinya akan muncul pemberitahuan atau notifikasi jika website yang dimaksud terkena Google Sandbox ataupun tidak. Cara ini juga cukup direkomendasikan karena terbukti akurat dan lebih cepat digunakan. 

Proses pengecekan dengan 3 cara tersebut bisa dilakukan secara berkala baik 1 bulan sekali ataupun 1 minggu sekali. Dengan melakukan pengecekan secara berkala, maka Anda dapat mendeteksi sedini mungkin, apakah terjadi Google Sandbox atau tidak. Hal ini tentu akan membantu Anda untuk bisa melakukan antisipasi. 


Cara Mengatasi Google Sandbox

Anda tak perlu khawatir, karena di samping beberapa faktor penyebab adanya Google Sandbox ini adapula cara untuk mengatasi hal tersebut. 

Jika Anda sudah terlanjur mengalami Google Sandbox pada artikel atau blog Anda, maka beberapa cara bisa dilakukan untuk mengembalikan kondisi dari blog atau website yang Anda miliki. 

Anda bisa keluar dari Google Sandbox ini, sehingga blog Anda bisa kembali seperti semula tanpa adanya gangguan tersebut. Sama cara untuk mengatasi gangguan Google Sandbox tersebut berikut ini. 


1. Edit Artikel 

Lakukan penyuntingan atau edit artikel yang dianggap bermasalah. Selain itu, jika Anda merasa artikel yang ada pada website tersebut terlalu banyak mengejar keyword atau banyak link yang aneh maka artikel tersebut. Setelah itu, hapus keyword yang terlalu banyak tadi untuk membuat artikel menjadi lebih normal. 


2. Optimasi SEO 

Berikutnya Anda juga bisa melakukan proses optimasi SEO On Page maupun Off Page. Proses optimasi tersebut harus relevan dengan tema website atau artikel yang Anda buat. Melakukan hal ini, maka Google Sandbox bisa lebih teratasi dan artikel yang Anda buat bisa lebih berkualitas. Pelajari hal ini dengan baik agar mendapat hasil yang lebih maksimal. 


3. Ganti Broken Link

Cara berikutnya, Anda harus menghapus broken link dan kemudian menggantinya. Broken link yang harus diganti terletak pada artikel blog maupun website yang Anda miliki. Berpengaruh terhadap adanya Google Sandbox, sehingga bisa lebih diatasi dengan baik. Lama-kelamaan, website yang anda miliki bisa berjalan dengan normal. 


4. Submit Ulang

Lanjutkan dengan melakukan submit ulang website atau blog yang Anda miliki. Submit tersebut bisa Anda lakukan melalui Google Search Console atau dahulu disebut dengan GWT (Google Webmaster Tools)

Submit ulang ini memiliki tujuan agar Google bisa melakukan perayapan kembali pada website maupun artikel yang ada pada blog. 


5. Reconsideration Request

Istilah ini, berarti salah satu hal yang bisa Anda lakukan dengan cara meminta Google untuk melakukan peninjauan kembali terhadap website atau blog. Tunggu beberapa saat setelah proses peninjauan sudah Anda request. Dapatkan jawaban dari Google terhadap peninjauan yang Anda ajukan. 

Beberapa cara di atas mungkin masih terdengar asing bagi para blogger baru. Nah, untuk bisa mengatasinya tentu saja beberapa cara tersebut harus dipelajari baik dari segi teknis maupun istilahnya. 

Hal ini akan lebih membantu Anda dalam mengatasi adanya Google Sandbox yang bisa terjadi terutama pada blog baru. 

Anda bisa menggali banyak informasi mengenai istilah tersebut kepada para blogger yang sudah handal. Jika terdapat pelatihan dan atau seminar khususnya membahas mengenai gangguan tersebut, maka ikutilah agar Anda bisa melakukan antisipasi serta mengatasi hal tersebut dengan tepat. 

Hal yang bisa Anda lakukan, ialah dengan bergabung dengan orang-orang atau para blogger yang sudah lama mengelola sebuah blog. 

Mereka akan mengetahui bagaimana cara mengatasi gangguan tersebut karena mungkin saja mereka juga pernah berada pada posisi itu. Biasanya hal ini akan lebih mudah dipahami. 

Baca Juga :


Kesimpulan

Beberapa informasi di atas bisa menjadi salah satu rujukan bagi Anda bahwa blog bukanlah hal yang sepele dan bisa dibuat maupun digunakan tanpa aturan. Adanya gangguan berupa Google Sandbox ini membuktikan, bahwa untuk membuat sebuah blog dan mengelolanya diperlukan alur serta aturan yang perlu diikuti dengan baik. 

Beberapa aturannya bahkan terlihat sepele dan lebih sering diabaikan. Padahal hal inilah yang menjadi faktor penting adanya gangguan tersebut sehingga mengganggu elektabilitas dan produktivitas dari blog atau website yang Anda miliki. Setiap pembuatan dan pengelolaannya tentu memiliki alur dan prosedur tersendiri. 

Buktinya saja, jika Anda membuat sebuah konten yang sama persis dengan konten yang sudah ada, maka Anda sangat berisiko tinggi untuk terkena penalti berupa Sandbox ini. 

Akan tetapi bukan berarti Anda menjadi terlalu berhati-hati sehingga selalu ragu dalam menuangkan karya atau konten yang cukup baik. 

Tetap buatlah konten dengan cara yang benar namun tidak terlalu hati-hati, sehingga membuat Anda justru terlalu takut untuk membuat konten. 

Adanya Google Sandbox ini hanya sebagai pengingat bahwa dalam pembuatan blog bisa saja terjadi gangguan yang cukup berarti. Namun, Anda tak perlu khawatir karena cara mengatasinya pun sudah dijelaskan. 

Meskipun, Anda baru menjadi seorang pembaca sebuah balok tersebut tidak ada salahnya untuk mengetahui hal ini. 

Sebab nantinya, Anda bisa memahami jika terjadi beberapa gangguan yang menjadi bagian dari Google Sandbox tersebut. Bagi Anda yang baru bergabung di dunia blogger ini bisa Anda pelajari terlebih dahulu. 

Di dalamnya juga turut membahas berbagai informasi penting yang berhubungan erat dengan pembuatan artikel serta pengelolaan blog. 

Nantinya Anda akan otomatis tertarik mempelajari yang ada dan berhubungan dengan Google Sandbox ini, dengan begitu pembuatan blog dan kontennya bisa lebih maksimal dan lebih baik lagi. 

Google Sandbox menjadi salah satu pengingat serta rem bagi Anda yang seringkali terlalu menginginkan hasil yang cepat dan instan dalam sebuah blog. Tetap ikuti langkah dan aturannya agar Anda bisa memperoleh hasil yang lebih efektif dan maksimal meskipun diperoleh dalam waktu yang cukup lama.