Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Apa Itu Agama Islam (Dinul Islam) : Menurut Bahasa, Terminologi, Al-Qur’an dan Hadits

 

Apa Itu Agama Islam (Dinul Islam) : Menurut Bahasa, Terminologi, Al-Qur’an dan Hadits

A. Pengertian Dinul Islam

Kata Dinul Islam, terdiri dari 2 kata Bahasa Arab, yaitu Ad-Din dan Islam. Kedua kata ini banyak sekali disebut dalam Al-Qur'an, Ad-din yang bermakna agama setidaknya disebut 26 kali, sedangkan penyebutan Islam, sebanyak 24 kali.

Dengan beragamnya makna dalam berbagai konteks ayat-ayat Al-Qur'an, maka perlu kiranya terlebih dahulu memahami maksud dari Ad din maupun Islam dalam berbagai makna, antara lain :

1. Ad-Din

Dalam Al-Quran, kata Ad-din mempunyai arti yang berbeda-beda seperti :

a. Ad-Din yang berarti Agama, sebagaimana tersebut dalam surat Al-Fath ayat 28 :

هُوَ الَّذِيْٓ اَرْسَلَ رَسُوْلَهٗ بِالْهُدٰى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهٗ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهٖ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا

Artinya: "Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi."

b. Ad-Din yang berarti Ibadah, sebagaimana yang tercantumkan dalam Surat Ghafir ayat 14 :

فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

Artinya : "Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai-Nya." 

c. Ad-Din yang berarti Ketaatan, sebagaimana tercantum dalam Surat Luqman ayat 32 :

وَإِذَا غَشِيَهُم مَّوْجٌ كَٱلظُّلَلِ دَعَوُا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ

Artinya : "Dan apabila mereka dihantam ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya."

d. Ad-Din yang berarti Pembalasan Hari Kiamat, seperti disebutkan dalam Surat Asy-Syu'araa' ayat 82 :

وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓـَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ

Artinya : "Dan yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada Hari Pembalasan (Kiamat)." 

Ad-Din secara bahasa bisa diartikan agama, kebenaran, peraturan, hukum dan Hari Kiamat. Untuk kosa kata yang berkembang di Indonesia sendiri, kata agama berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu a dan gama, a berarti tidak dan gama berarti kacau (chaos), berarti agama itu artinya tidak kacau atau beraturan.

Dari kedua definisi tersebut, baik yang berdasarkan dalam tafsir ayat Al-Quran maupun menurut bahasa yang berkembang di Indonesia, maka dapat disimpulkan bahwa, 

Ad-Din dapat diartikan sebagai peraturan hidup yang harus ditaati dengan sepenuh hati dan jiwa yang bersih, dengan tujuan mendapatkan kesejahteraan di dunia sampai Hari Kiamat dan Akhirat.

 

2. Islam

Kata Islam secara bahasa juga mempunyai berbagai pengertian, antara lain adalah :

  • Berasal dari kata aslama - yuslimu - islaaman, berarti bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.
  • Berasal dari kata salima - yaslamu - salamatan, berarti kesejahteraan atau keselamatan.
  • Berasal dari kata sullamun yang berarti tangga, jenjang ke atas.
  • Berasal dari kata salimun yang berarti bersih atau sehat.

Sedangkan secara terminologi (istilah), Islam dapat diartikan taat, tunduk dan menyerahkan diri atas segala ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

 

3. Dinul Islam

Mengetahui defini Ad-din dan Islam tersebut di atas, maka Dinul Islam bisa terbayangkan untuk pengertiannya dengan lebih lebih luas. Ada beberapa gambaran dalam Al-Quran yang dapat dijadikan pedoman dalam menyimpulkan Dinul Islam, yaitu :

a. Jaminan Allah SWT tentang Keagungan dan Kebenaran Agama Islam, sesuai yang difirmankan oleh Allah Ta’ala dalam Surat Ali Imran ayat 19 yaitu :

إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلْإِسْلَٰمُ 

Artinya : "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam." 

b. Penolakan Allah SWT. terhadap agama selain Islam, sebagaimana dalam Firman-Nya terdapat pada Surat Ali Imran ayat 85 :

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ ٱلْإِسْلَٰمِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Artinya : "Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi." 

c. Kesempurnaan Ajaran Islam yang berlaku bagi semua umat, tanpa pandang bulu terhadap suku, daerah, atau ditelan zaman bahkan seluruh bangsa yang ada di muka bumi ini, sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT. dalam Surat Al-Maidah ayat 3 :

ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَٰمَ دِينًا ۚ

Artinya : "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu sebagai agama bagimu."

Dalam Khazanah Keislaman, Dinul Islam mempunyai banyak nama lain sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an antara lain ialah :

  • Agama Allah (Dinullah)
  • Agama yang lurus (Dinul Qayyim)
  • Agama yang benar (Dinul Haq)
  • Agama yang cenderung pada kebenaran (Dinul Hanif)
  • Agama yang murni (Dinul Kholish)

Dengan demikian, secara terminologi (istilah) umum, Dinul Islam dapat diartikan sebagaimana berikut :

Dinul Islam adalah Agama Allah SWT. (Agama Samawi) yang diwahyukan kepada Para Rasul-Nya, sejak Nabi Adam AS., hingga terakhir Nabi Muhammad SAW. untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, maupun untuk pedoman hidup bagi seluruh umat manusia, agar mencapai kehidupan yang diridhai Allah SWT, berupa kebahagiaan hidup di dunia maupun akhirat.

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar di bawah ini.