Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Sukses Zhou Chengjian, Konglomerat Garmen Terbesar di China

Kisah Sukses Zhou Chengjian, Konglomerat Garmen Terbesar di China

Nama Lengkap

Zhou Chengjian

Tempat, Tanggal Lahir

Lishui, Zhejiang, China, Tahun 1966

Total Harta Kekayaan

Mencapai 1,9 Miliar USD atau setara Rp 26,6 Triliun

Jenjang Pendidikan

Cheung Kong Graduate School of Business dan Universitas Zhejiang

Karir Perusahaan

Pendiri Metersbonwe Group


Zhou Chengjian dilahirkan di daerah Lishui County (Qintian County of Lishui), Provinsi Zhejiang pada Tahun 1965. Majalah Forbes mencatat total kekayaan konglomerat China yang satu ini mencapai 3,1 Miliar USD atau setara dengan Rp 18,2 Triliun (dengan kurs Rp 14.000) sekaligus menduduki peringkat 307 orang terkaya di dunia.

Perjalanannya berawal dari ia terlahir di keluarga pedesaan yang kebanyakan di antara mereka bekerja sebagai petani. Semasa SD, dia kerap mendapatkan perlakuan pembullyan dari teman-temannya hanya dikarenakan postur tubuhnya yang kerempeng dan kerdil. Namun, Zhou tidak tinggal diam dan langsung membalas perlakuan nakalnya itu dengan kekuatan yang seadanya.

 

Meraih Cita-Cita Besar

Sejak kecil, dia sudah berpikir visioner. Zhou bercita-cita ingin menjadi orang sukses dan tersadar akan harapannya itu tidak akan terwujud jika dia masih berada tinggal di desa.

"Ketika itu, saya ingin membuktikan kepada orang lain bahwa saya mampu memberikan kebanggaan pada mereka," ungkapnya.

Pada awalnya, ia mencoba mendirikan usaha butiknya sendiri dengan diiringi dorongan rasa semangatnya yang menggebu-gebu, namun usahanya tidak bertahan lama karena pengetahuannya yang minim. Saat berusia 17 tahun, ia memutuskan untuk bekerja ke salah satu perusahaan garmen dan di sana, ia selalu bekerja keras selama 16 jam sehari bahkan lebih.

Zhou mengaku, sangat menikmati pekerjaannya sebagai karyawan/buruh penjahit selama dirinya bekerja di sana, karena ia punya tekad dan cita-cita ingin menjadi pengusaha besar, selain itu ia juga tidak mau bekerja seumur hidup sebagai penjahit seperti kawan-kawannya yang lain. Beberapa lama kemudian, akibat ketekunan dan kerja kerasnya akhirnya dia sering menoreh banyak prestasi kerja.

Setelah berhasil mengumpulkan usaha dan modal, ia segera mengeksekusi dengan membuka usaha sendiri. Pada waktu itu, ia masih belum bisa mendirikan sebuah butik karena uang modalnya yang terbatas. 

Akhirnya, ia menjahit pakaiannya yang ia buat sendiri dan menjualkannya ke pasar-pasar. Zhou menawarkan pakaian yang cukup modis namun harganya tetap ekonomis, sehingga akhinya dia mulai agresif menjajakan barang pakaiannya ke pondok penginapan dan perhotelan.

Saat berusia 28 tahun, Zhou mulai bernai membuka butiknya sendiri dan setahun kemudian, ia berhasil mendirikan Perusahaan Metersbonwe yang bergerak di sektor garmen dengan kucuran dana investasi sebanyak 4 Juta Yuan. Berbeda cara pandang pengusaha garmen pada waktu itu yang lebih condong ke setelan jas, justru Zhou sendiri lebih tertarik memproduksi pakaian-pakaian olahraga karena menyaksikan kompetisi pasar pakaian olahraga yang masih jarang.   

Sekarang ini, ia memiliki 3.000 butik pakaian yang tersebar di seluruh daratan China dan usaha butiknya terus merangsek maju untuk memasuki pasar baru di Taiwan dan Hongkong. Tokonya menjual lebih dari 2.200 merek pakaian dan 3.000 desain baru setiap tahunnya.

Walaupun terbilang sangat banyak, namun Zhou menganggapnya masih kurang dan bertekad tanpa kenal lelah untuk membangun gerai-gerai baru. Ia pernah mengatakan,

"Populasi manusia pastinya semakin bertambah, maka jumlah pakaiannya juga akan bertambah, berikan saya 10.000 kesempatan untuk berbisnis, saya tetap akan memilih bisnis pakaian."

Melihat progresivitas Zhou dan sumbangsihnya terhadap Perekonomian China, pada Tahun 2003 Pemerintah China memberikan apresiasi sebesar-besarnya dengan memberikan predikat sebagai Tokoh Ekonomi Cina kepadanya.

Ternyata, Zhou juga sebagai pengusaha China pertama kali yang menerapkan Prinsip Virtual Operation dan Model Jaringan Butik dalam industri pakaian. Produk-produknya yang kian digandrungi oleh anak-anak muda, menjadikan Metersbonwe sebagai produk terfavorit bagi kalangan mereka.

Zhou masih belum puas, ia terus memperkuat diri dan menyalip para pesaingnya dengan berbagai terobosan inovasi pengembangan komunitas pelanggan dan komunitas bisnis. Setiap tahunnya, Zhou beserta timnya mampu memproduksi 3.000 desain pakaian baru dan memproduksi 30 juta pakaian, sehingga berhasil mencetak nilai asset Metersbonwe sampai angka puluhan juta Yuan.

 

Tips-Tips Bisnis Zhou Chengjiang

1. Punya Mimpi Besar ; Sejak kecil, Zhou telah bermimpi menjadi pengusaha besar.

2. Kerja Keras ; Saat bekerja di perusahaan garmen, Zhou telah terbiasa bekerja di atas 16 jam sehari.

3. Mempekerjakan Orang Terbaik ; Zhou menekankan bahwa kerjasama tim adalah hal yang penting, namun tim akan bekerja dengan baik, jika orang-orang di dalam tim tersebut adalah orang-orang terbaik.

Ia berusaha memotivasi anak buahnya untuk bekerja sama dengan para perancang di Prancis, Italia, dan HongKong. Tak mengherankan, jika setiap tahun Metersbonwe mampu menghasilkan lebih dari 3.000 desain pakaian baru.

4. Terus Bergerak Maju, Zhou terus merangsek maju dan siap berekspansi ke luar negeri.

5. Kreatif ; Setiap pagi hari, Zhou selalu meyempatkan diri untuk berlari jogging. Baginya, kegiatan lari pagi merupakan aktivitas yang menyenangkan selain bekerja. Dia menganggap bahwa dia selalu menemukan hal baru ketika dia berlari dan bertemu dengan banyak orang.

"Tetapi ingat, jangan selalu mengambil rute yang sama," ujarnya.

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar di bawah ini.