Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Fungsi Kalimat Syahadat Yang Wajib Kamu Ketahui

5 Fungsi Kalimat Syahadat Yang Wajib Kamu Ketahui

Tertanamnya kedua kalimat syahadat dalam kehidupan individu, akan menegakkan ibadah keagamaan dalam hidup kita, terwujudlah sikap rohani yang akan memberikan motivasi kepada tingkah laku jasmaniah dan akal pikiran, serta memotivasi kita untuk melaksanakan Rukun Islam lainnya.

Selain itu, kehidupan kita akan dijamin bahagia di dunia ataupun di akhirat. Syahadat adalah sebagai kunci kehidupan dan tiang agama Islam, sekaligus kalimat ini ternyata mempunyai beberapa fungsi lainnya yang perlu diketahui di antara lain seperti :

 

a. Sebagai Pintu Masuk ke Dalam Islam

Sahnya iman seseorang adalah dengan menyebutkan kalimah syahadat. Kesempurnaan iman seseorang bergantung kepada pemahaman dan pengamalan kalimah syahadat ini, karena syahadat membedakan manusia kepada muslim dan kafir.

Pada dasarnya, setiap manusia telah mengakui adanya Tuhan di alam ruh terlebih dahulu, akan tetapi ini saja belum cukup. Kesaksian dan pengakuan terhadap Tuhan sewaktu di alam ruh, sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Al-Qur'an sebagai berikut,

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ

Artinya : "Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari tulang sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), "Bukankah Aku ini Tuhanmu ?" mereka menjawab, "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat, kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (Keesaan Tuhan)." (Q.S. Al-A'raf : 172)

Rasulullah SAW. bersabda kepada Muadz bin Jabal saat mengutusnya ke penduduk Yaman, "Kamu akan datang kepada kaum ahli kitab. Jika kamu telah sampai kepada mereka, ajaklah mereka agar bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah.

Jika mereka mentaatimu dalam hal itu, beritakan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka 5 shalat setiap siang dan malam. Jika mereka mentaatimu dalam hal itu beritakan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan sedekah (zakat) yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan dikembalikan kepada orang-orang miskin.

Jika mereka mentaatimu dalam hal itu, hati-hatilah kamu terhadap kemuliaan harta mereka dan waspadalah terhadap doanya orang yang dizalimi, sebab antaranya dan Allah tidak ada dinding pembatas." (HR. Bukhari dan Muslim)

Untuk itu, kita harus mengerti, memahami, dan melaksanakan syahadat sangatlah penting. Apabila kita melalaikan pemahaman dan pelaksanaan syahadat ini, maka kita sudah dicap berdosa, sebagaimana Firman Allah SWT,

فَٱعْلَمْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَىٰكُمْ

Artinya : "Maka, ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada llah (Sesembahan Tuhan) selain Allah dan memohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal." (Q.S. Muhammad [47] : 19)

Perbuatan dosa menunjukkan ketidakseriusan sikap seseorang dengan pernyataan tauhid atau syahadatnya, karena sesungguhnya pernyataan tersebut pada hakikatnya adalah pernyataan ikrar kecintaan, ketaatan, dan rasa takut hanya kepada Allah semata.

Seorang muslim yang tidak menunaikan shalat, tidak menutup aurat, dan atau terlibat dalam pergaulan bebas antar lawan jenis, hal itu merupakan sikap tidak konsisten dengan pernyataan kalimah syahadat ini. Karena dengan sikap seperti itu, cinta, taat dan rasa takutnya tidak diarahkan kepada Allah, tetapi kepada hawa nafsunya sendiri.

 

b. Sebagai Ringkasan Ajaran Islam

Sesungguhnya, seluruh ajaran Islam terdapat dalam 2 kalimah syahadat yang sederhana ini. Pemahaman muslim terhadap Islam bergantung kepada pemahamannya terhadap kalimah syahadat ini. Di dalam kalimah syahadat terkandung 3 prinsip penting, yaitu :

  1. Pernyataan Laa ilaha illallah merupakan penerimaan penghambaan atau ibadah kepada Allah saja. Melaksanakan aturan hidup yang ditetapkan Allah SWT. merupakan ibadah kepada-Nya.
  2. Menyebut Muhammad Rasulullah merupakan dasar penerimaan cara penghambaan itu dari Muhammad SAW. Rasulullah adalah suri tauladan atau uswatun hasanah dalam mengikuti peraturan Allah.
  3. Penghambaan kepada Allah meliputi seluruh aspek kehidupan. Ia mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan dirinya sendiri, dan dengan masyarakatnya. Manusia diciptakan untuk menghambakan dirinya kepada Allah semata. Sebagaimana Firman-Nya,

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya : "Dan Aku tidak akan menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (Qs. Az-Dzariyat [51] : 56)

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِىٓ إِلَيْهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدُونِ

Artinya : "Dan Kami tidaklah mengutus seorang rasul pun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku." (QS. Al-Anbiya' [21] : 25)

Rasulullah Muhammad SAW adalah teladan dalam setiap aspek kehidupan. Semua kegiatan dan aktifitas hidup orang yang beriman kepada Allah, hendaknya mengikuti ajaran Muhammad SAW.

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

Artinya : "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah, (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (Q.S. Al-Ahzab ayat 21).

Mengikuti ajaran dan meneladani Rasulullah menjadi parameter keimanan dan kecintaan seseorang kepada Allah, karena hal tersebut merupakan bukti cinta kepada Allah adalah dengan mengikuti ajaran Rasulullah SAW. seperti dalam Surah Ali Imran ayat 31 yang artinya :

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya : Katakanlah, "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Sesungguhnya, seluruh aktivitas hidup manusia baik secara individu, dalam bermasyarakat dan bernegara harus diarahkan dan ditujukan untuk mengabdi kepada Allah SWT. saja dan mencari keridhaan-Nya. Sebagaiman Firman-Nya dalam Surah Al-An’am ayat 162 yang berbunyi :

قُلْ إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Artinya : "Katakanlah : Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan Semesta Alam." 

 

c. Sebagai Dasar Sebuah Perubahan

Pemahaman tentang kalimah syahadat mampu mengubah manusia dalam aspek keyakinan, pemikiran, maupun jalan hidupnya. Perubahan itu juga meliputi berbagai aspek kehidupan manusia secara individu atau masyarakat.

Allah SWT menggambarkan tentang perubahan yang terjadi pada para sahabat Nabi, yang dahulunya berada dalam kegelapan jahiliyah kemudian berada dalam cahaya Islam yang gemilang. Sebagaimana digambarkan Allah SWT. dalam Firman-Nya melalui Surah Al-An’am ayat 122 yang berisi :

أَوَمَن كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَٰهُ وَجَعَلْنَا لَهُۥ نُورًا يَمْشِى بِهِۦ فِى ٱلنَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُۥ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِّنْهَا ۚ كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلْكَٰفِرِينَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Artinya : "Dan apakah orang yang sudah mati (maksudnya ialah orang yang telah mati hatinya yakni orang-orang kafir) kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, sama halnya dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya ? Demikianlah, Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan."

Sebagai contoh, perubahan drastis terjadi pada sahabat Rasulullah SAW. yang bernama Mush'ab bin Umair. Sebelum mengikuti dakwah Rasul, dia merupakan pemuda yang paling terkenal dengan kehidupan yang glamour di kota Mekkah.

Tetapi setelah menerima Islam, ia menjadi pemuda sederhana dan akhirnya menjadi dai yang menjadi utusan Rasul untuk kota Madinah, kemudian dia mati syahid di jalan Allah dalam perang Uhud.

 

d. Sebagai Hakikat Dakwah Para Rasul Allah SWT.

Allah SWT. mengutus setiap rasul, semenjak Nabi Adam AS. hingga Nabi Muhammad SAW., mereka mengemban dan membawa misi suci dakwah yang satu, yaitu kalimat syahadat dan apa yang diwahyukan kepada Rasulullah sama dengan apa yang diwahyukan kepada nabi-nabi sebelumnya.

Allah berfirman dalam Surah An-Nahl ayat 36 yang berbunyi :

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجْتَنِبُوا۟ ٱلطَّٰغُوتَ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى ٱللَّهُ وَمِنْهُم مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ ٱلضَّلَٰلَةُ ۚ فَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلْمُكَذِّبِينَ

Artinya : "Dan, sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) : "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu." Maka di antara umat itu, ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka, berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)."

Nabi Ibrahim berdakwah kepada masyarakat untuk membawa mereka menuju kepada pengabdian kepada Allah serta membebaskan diri dari kesyirikan. Demikian pula Nabi yang lain, mereka berdakwah membawa dan menyampaikan kepada kaumnya bahwa Tuhan yang berhak disembah hanya Allah SWT saja. Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surah Al-Kahfi ayat 110 yang berbunyi :

قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَٰلِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدًۢا

Artinya : Katakanlah, "Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya."

 

e. Sebagai Kalimat dengan Pahala Yang Besar

Rasulullah SAW. berjanji bagi siapa saja yang memahami dan mewujudkannya dengan amal perbuatan atas kalimah syahadat dengan balasan akan dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan dari siksa api neraka sebagaimana sabda Rasulullah SAW. yang mengatakan,

"Ubadah bin Shamit meriwayatkan dari Nabi SAW., beliau bersabda, "Barang siapa mengatakan tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya dan Rasul-Nya, bahwa Isa adalah hamba dan utusan-Nya, kalimat-Nya yang dicampakkan kepada Maryam dan ruh dari-Nya, dan bahwa surga adalah hak serta neraka itu hak. Allah akan memasukkannya ke surga, apapun amal perbuatannya." (HR. Bukhari)

Dalam hadits lain, dari Anas, Nabi SAW. bersabda,

"Keluarlah dari neraka (bagi) orang yang pernah mengucapkan La ilaha illallah dan di hatinya ada seberat rambut kebaikan. Keluar dari neraka (bagi) orang yang mengucapkan La ilaha illallah sedangkan di hatinya ada seberat gandum kebaikan. Dan keluar dari neraka, orang yang mengatakan La ilaha illallah sedangkan di hatinya ada seberat zarrah kebaikan." (HR. Bukhari)

Abu Hurairah berkata, Rasulullah SAW. ditanya,

"Siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafaatmu di hari kiamat ?" Rasulullah SAW. bersabda, "Aku telah mengira, Ya Abu Hurairah, bahwa tidak ada seorang pun yang bertanya tentang hadits ini yang lebih dahulu daripada kamu, karena aku melihatmu sangat antusias terhadap hadits. Orang yang paling bahagia dengan syafaatku di Hari Kiamat adalah yang mengatakan La ilaha illallah secara ikhlas dari hatinya atau jiwanya." (HR. Bukhari).

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar di bawah ini.