Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Sukses Lenna Archer, CEO Produk Kecantikan Termuda di Amerika Serikat

Kisah Sukses Lenna Archer, CEO Produk Kecantikan Termuda sekaligus Pendiri Yayasan Amal Pribadi

Nama Lengkap

Lenna Archer

Tempat, Tanggal Lahir

New York, 5 Oktober 1995

Total Harta Kekayaan

5 Juta USD atau sekitar Rp 73,5 Miliar

Jenjang Pendidikan

Long Island High School

Karir Perusahaan

·         CEO Leanna Inc.

·         Pendiri Yayasan Leanna Archer Foundation


Leanna Archer menjadi suri teladan bagi para anak muda yang berhasil bermetamorfosis menjadi juragan atau bos besar sejak kecil. Awal karirnya berbisnis dimulai dari hal yang paling dekat dengan dirinya sendiri, yakni rambut. 

Menyadari bahwa tidak mungkin menyaingi produk perusahaan besar, Leanna menyasar para konsumen yang paling dekat dengan dirinya, yaitu berasal lingkungan sekitar. Leanna tidak hanya pandai dalam berbisnis, tetapi ia juga pandai di sekolahnya. 

Meski sibuk, ia tetap menyempatkan diri bermain dengan teman-teman sekolahnya. Leanna mengaku dirinya punya banyak teman, dan tidak pernah membolos di sekolah. Ia berasal dari Central Islip, Long Island, New York, Amerika Serikat. 

Saat usianya baru 13 tahun, dia telah menjadi Direktur dari Perusahaan yang ia bangun sendiri, bukan dari warisan atau pemberian.

Pada 2007, usianya baru mencapai 13 tahun, laba perusahaan tersebut sudah menyundul angka U$D 100 ribu (Rp 1,2 Miliar dengan kurs Rp 12.000). Hebatnya pada 16 Oktober 2008, dia diberi kehormatan untuk memulai aktivitasnya di Bursa Saham New York. Ia diminta membunyikan lonceng di Bursa Saham New York sebagai tanda dimulainya perdagangan saham. 

Leanna menjadi orang termuda pertama yang diundang oleh Bursa Saham New York di Amerika Serikat. Pada 2008, saat usianya baru menginjak 14 tahun, ia sudah berpenghasilan $ 600 ribu per tahun dan angka keuntungan Leanna pun terus menaik. 

Belum lama ini, ia berhasil meraih keuntungan $ 180.000 atau sekitar Rp 2,1 Miliar per tahun (kurs Rp 12.000). Bisnis yang dia geluti bisa berawal dari hal-hal yang sederhana. Tidak perlu pusing-pusing mencarinya, bahkan ide tersebut bisa didapat dari aktivitas sehari-hari. 

Leanna mendapat inspirasi bisnis dari neneknya. Saat itu usianya baru 9 tahun, ia melihat neneknya membuat minyak rambut tradisional. Minyak rambut ini sering dipakai oleh Leanna dan hasilnya terbukti bagus.

Leanna mempunyai ide untuk memasarkannya ke teman-teman sekolah dan para tetangganya dan ternyata mereka menanggapinya dengan antusias. 

Mereka tertarik dan ingin memesan, tentu saja dagangan yang dijualkan laris karena Leanna sering bercerita tentang rambutnya, teman-temannya bertanya dan Leanna mempromosikan minyak rambut buatan neneknya tersebut.

Kisah tentang perawatan rambut menjadi strategi promosi bagi produk Leanna. Rambut hitam Leanna yang panjang dan hitam menjadi media promosi yang terus diceritakan dari mulut ke mulut. Banyak orang-orang yang ditawarkannya melihat rambutnya panjang, terurai dan mengkilat, sehingga inilah yang menjadi daya tarik bagi Leanna. 

Ia mengatakan sejak usia 2 tahun, ibunya rajin mengoleskan minyak hasil racikan nenek ke rambut Leanna. Minyak rambut itu terbuat dari bahan-bahan alami, sehingga rambutnya berkembang dan bersinar. 

Setelah kesuksesan pertamanya tercapai, ia minta izin kepada ibunya untuk memulai bisnis. Leanna ingin serius memasarkan produknya. Melihat anaknya yang masih kecil dan imut, ibu Leanna tidak memberi restu karena dia khawatir akan sekolahnya bakal terganggu. 

Pada awalnya, Leanna menerima saran orang tuanya namun passionnya untuk berbisnis semakin membara dan tidak bisa dibendung lagi. Pada saat hari libur, Leanna memanfaatkan waktunya untuk browsing, membaca artikel bisnis, strategi promosi, lisensi, serta izin usaha. Semua dipelajarinya dengan detail dan bersungguh-sungguh.

Saking seringnya Leanna menyampaikan keinginannya untuk berbisnis, orang tuanya pun menyerah dan akhirnya mereka mengizinkan si putri kecil kesayangannya Leanna untuk mendirikan perusahaan dengan syarat jangan sampai sekolahnya terbengkalai. Semenjak berhasil mendapat izin dari orang tuanya, Leanna terus bekerja keras tanpa melupakan sekolah dan hasilnya yang ia usahakan pun sangat istimewa alias produknya laris manis.


Filantropis

Pada Bulan Juni 2005, Leanna menjual berbagai macam produk secara resmi melalui website (www.leannashair.com), toko, dan salon. Produk-produk yang dijualnya antara lain : hair dressing, hair dressing with shea butter, hair oil treatment, shampoo, conditioner, deep conditioner, moisturizing hair mist, pure shea butter for the skin, scented hand and body lotions, facial mask, french green clay mask, dan scented dead sea salts.

Leanna punya prinsip dalam berbisnis yaitu : 

"Kepuasan konsumen merupakan prioritas dan motivasi terbesar bagiku." 

Keluhan pelanggan diterima dan direspon dengan baik, sehingga dari situ banyak pelanggan yang kembali memesan dan ikut mempromosikan produk Leanna ke orang lain. Prinsip Leanna selanjutnya yang ia pegang, sehingga jiwa semangatnya selalu terbakar membara hingga perusahaannya maju berkembang pesat, yakni :

"Jika kamu tetap memiliki tekad yang kuat, terus maju, dan benar-benar bekerja keras, semuanya akan berjalan baik-baik saja !" 

Seiring berjalannya waktu, produk yang ditawarkan semakin bertambah dengan inovasi produk yang lebih beragam lagi. Akhirnya, bisnisnya terus berkembang dan pundi-pundi kekayaan Leanna terus mendaki. Meski usahanya maju pesat, prestasi belajarnya tidak turun, bahkan ia dinobatkan menjadi siswi teladan di sekolahnya. 

Dan ada pekerjaan baru, Leanna kini menjadi pembicara di mana-mana, ia sering diwawancara di televisi dan koran-koran. Selain itu, Leanna sangat gemar beramal dengan mendirikan Yayasan Leanna Archer Foundation yang ditujukan untuk kehidupan anak-anak miskin di Haiti.

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar dibawah ini.


Berlangganan via Email