Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Kenikmatan Surga Terindah Yang Dikaruniai Allah Bagi Para Penghuninya

8 Kenikmatan Surga Terindah Yang Dikaruniai Allah Bagi Para Penghuninya

Allah Ta'ala tidak segan-segan memberikan kenikmatan-kenikmatan yang lebih banyak dan terbaik kepada seluruh hamba-Nya yang menjadi penghuni Surga. 

Rahmat dan Kasih Sayang-Nya dilimpahkan sepenuhnya tanpa ada yang tersisa sedikit pun, sehingga tidak ada penyesalan, kebosanan dan kerugian sedikit pun bagi orang-orang yang beriman, bertaqwa, dan istiqomah berpegang teguh di jalan yang lurus. Sebagai berikut, kenikmatan-kenikmatan istimewa yang Allah karuniakan kepada para penghuni surga kelak.


1. Melihat Keagungan Wajah Allah SWT. Secara Langsung (Mata Telanjang)

Allah Ta'ala berfirman dalam Al Qur’an pada Surah Al-Qiyaamah ayat 22-23 :

“Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri, (karena) mereka melihat kepada Tuhannya." 

Itulah kenikmatan yang paling manis di surga dan puncak yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang sekalian seluruh makhluk Semesta Alam. Maka karena itulah, hendaklah orang-orang banyak beramal shalih untuk merasakan hal ini. 

Diriwayatkan dari Rasulullah SAW. bahwa beliau pernah bersabda, 

"Tidaklah setiap orang dari kamu, melainkan ia akan menyendiri dengan Allah pada Hari Kiamat, tiada tabir (penghalang) antara ia dan Allah maupun juru bicara." (HR. Ibnu Khuzimah)

Diriwayatkan dari Razin, ia berkata, "Ya Rasulullah, apakah kita akan melihat Tuhannya pada Hari Kiamat ?" Nabi SAW. menjawab, "Ya." Ia berkata, "Apakah tandanya pada makhluk-Nya ?" Nabi SAW. menjawab, “Bukankah masing-masing di antara kamu melihat bulan di malam purnama ?" Ia menjawab, "Ya.” Nabi SAW. berkata, "Allah Maha Besar dan Maha Agung." (HR. Ahmad)

Orang-orang mukmin pasti masuk surga dan orang-orang kafir pasti masuk neraka. Orang mukmin yang berdosa masih harus menebus dosanya dalam siksa api neraka hingga waktu tertentu setelah mereka (semua orang-orang mukmin yang bersih hatinya) dimasukkan ke dalam surga, dan tentunya setiap orang yang di dalam hatinya masih ada iman keluar dari neraka.

Diriwayatkan oleh Muslim dari Abi Said Al-Khudri, bahwa Rasulullah SAW. bersabda, 

"Apabila penghuni surga (telah) masuk surga dan penghuni neraka masuk neraka, didatangkanlah maut pada hari kiamat seakan-akan domba, lalu dihentikan antara penghuni surga dan penghuni neraka.

Kemudian dikatakan, "Hai penghuni surga, apakah kalian mengenal ini ?” Mereka mengangkat leher dan melihatnya lalu berkata, “Ya, ini adalah maut.” Kemudian dikatakan, "Hai penghuni neraka, apakah kalian mengenal ini ?” 

Mereka mengangkat leher dan melihatnya, lalu berkata, “Ya, ini adalah maut." Kemudian diperintahkan menyembelih maut dan dikatakan, “Hai penghuni surga, kekallah tanpa kematian. Hai penghuni neraka, kekallah dan tiada kematian di dalamnya.” 

Kemudian Rasulullah Saw membaca sepotong ayat Al-Qur’an, 

“Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Sedangkan, mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman."


2. Disambut dan dihormati oleh Para Malaikat dengan Salam Penghormatan

Hal ini disebutkan di dalam Surat Yaasiin ayat 58 :

"Mereka akan mendapat salam penghormatan sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang.”

“Pada saat mereka masuk ke dalam surga, mereka juga mendapat kemuliaan dan dihormati oleh para malaikat.” Sebagaimana tersebut dalam Surah Ar Ra'ad, ayat 23-24.

"Dan, malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (seraya mengucapkan salam) "Salaamun 'alaikum bimaa shabartum.” Sungguh alangkah baiknya tempat kesudahan itu."

Juga firman Allah dalam Surat Al Ahzab, ayat 44 yang artinya :

“Salam penghormatan kepada mereka (bagi orang-orang beriman) pada hari mereka menjumpai-Nya (yaitu) : "Salam Sejahtera.”


3. Ahli Surga Dapat Saling Mengunjungi

Disebutkan dalam Al Qur'an, Surat Ath-Thuur, ayat 25-28 :

"Dan, sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain (dan) saling bertanya. Berkatalah mereka, Sesungguhnya kami dahulu saat ada di dalam keluarga kami takut (pada siksa). Sebab itu, Allah menganugerahi kepada kami dan menjaga kami daripada siksa neraka. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang mencurahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.”

Memang penghuni surga bakal bisa saling mengunjungi satu sama lainnya, sama halnya sewaktu berada di dunia. Yakni melakukan kunjungan ke kerabat terdekat, kawan, dan kepada orang yang kita anggap berjasa dan terhormat serta mulia di dalam kehidupan ini.


4. Ahli Surga Bercakap-cakap dengan Ahli Neraka

Perbincangan penghuni surga dengan penghuni neraka ini dimaktubkan dalam Al Qur'an tepatnya pada Surah Al A'raaf ayat 44 yakni Allah Ta’ala telah menegaskan :

"Dan, para penghuni surga berkata kepada para penghuni neraka (dengan berkata), "Sungguh kami benar-benar telah mendapat apa yang Tuhan kami janjikan kepada kami. Karena itu, apakah kamu telah mendapat dengan sebenar-benarnya (siksa) yang Tuhan kamu menjanjikan (kepadamu) ?" Mereka (penghuni neraka) menjawab betul. Kemudian, seorang penyeru (malaikat) memberi pengumuman di antara kedua golongan itu, “Kutukan Allah diberikan kepada orang-orang yang dzalim.”

Demikian juga bagi penghuni neraka, mereka pun bisa melakukan dialog dan berbincang-bincang dengan penghuni surga. Hal ini sesuai penegasan Allah Ta’ala dalam Al Qur'an, Surat Al A'raaf ayat 50 yang berbunyi :

“Dan, penghuni neraka memanggil penghuni surga (dengan mengatakan) : “Curahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamu." Mereka (penghuni surga) menjawab : "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya (yaitu air dan makanan) kepada orang-orang yang ingkar.”

Itulah penegasan Allah Ta’ala mengenai perbincangan ahli neraka kepada ahli surga. Mudah-mudahan kita semua termasuk hamba yang beriman dan bertakwa kepada-Nya, sehingga menjadi calon penghuni surga-Nya.


5. Dikumpulkan Dalam Satu Keluarga

Sebenarnya Allah menjanjikan kepada para hamba-Nya yang kelak akan masuk Surga, bahwa satu keluarga bisa berkumpul kembali seperti sewaktu hidup di dunianya dulu. 

Namun, kuncinya adalah selama dalam kehidupan di dunianya harus benar-benar beriman, bertakwa dan mengerjakan amal shaleh seluruhnya. Jangan hanya ikut dan menyerahkan saja pada ayah/ibu saja dalam mengerjakan kebaikan.

Tetapi dalam hal kebaikan, iman dan takwa harus sama dan sederajat dengan orang tuanya. 

Jadi, hal tersebut tidak bisa diandalkan ketakwaan dan kebaikan yang dikerjakannya, ringkasnya tidak dapat menolong anak yang semasa di dunianya tidak mau mengikuti orang tuanya yang bersungguh-sungguh di atas jalan yang lurus, yaitu saat di dunianya senantiasa dalam ketaatan.

Di dalam Al Qur'an, Allah telah berfirman dengan perantara Surah Ath-Thur ayat 21 yang berbunyi :

"Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan. Kami (Allah) sambungkan anak-cucu mereka dengan mereka dan Kami tiada yang mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka, tiap-tiap mereka terikat dengan apa yang dikerjakannya."


6. Diberikan Pakaian dan Perhiasan Terbaik

Pakaian yang dipakai oleh ahli surga berupa sutera halus warnanya hijau dan tebal, dan perhiasan yang mereka pakai ialah berupa gelang yang terbuat dari perak. Sebagaimana penegasan Allah Ta’ala di dalam Surah Al-Insaan ayat 21 yang artinya :

"Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan tebal, (kemudian) dipakaikan kepada mereka (perhiasan) gelang yang terbuat dan perak.”

Juga Firman-Nya di dalam Surat Faathir ayat 33 yang berbunyi :

"(Untuk mereka) Surga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dengan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutera."


7. Mendapat Hidangan Makanan dan Minuman Surga

Makanan dan minuman ahli surga ini di dalam beberapa Surah Al-Qur'an telah dijelaskan sebagaimana berikut :

1. Surat Al-Waqi'ah ayat 20-21

"Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.”

2. Surat Yaasiin ayat 57

“Bagi mereka, di dalam surga mendapat buah-buahan dan mendapatkan apa yang mereka minta."

3. Surat Ath-Thuur ayat 22

“Dan Kami (Allah) memberikan mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka inginkan. Adapun, minuman yang disiapkan bagi ahli surga berupa minuman yang rasanya lezat sekali dan tidak memabukkan.”

Dan mengenai minuman ini telah dijelaskan di dalam Al-Qur'an, yaitu :

  • Minuman yang berupa Air Salsabil
  • Minuman yang dicampur dengan Air Kafuur
  • Air yang tidak berubah baunya juga rasanya (Air Susu)
  • Minuman yang campurannya Jahe
  • Minuman Khamr (Arak) yang tidak memabukkan
  • Cairan Madu yang bening

Seluruh macam minuman di atas tiada pernah kita lihat, bahkan kita belum pernah menikmatinya meski hanya sekali di dalam kehidupan dengan yang ada sekarang. Karena minuman yang tersedia di dalam surga tak sama dengan di dunia ini.


8. Dikelilingi Para Pelayan Muda dan Mempesona

Pelayan-pelayan yang ada di dalam surga itu berusia muda dan keadaannya tetap awet muda, bagaikan mutiara yang bertaburan sehingga amat mempesona dan sungguh luar biasa bila kita melihatnya, karena tak seperti yang pernah kita lihat pelayan-pelayan yang ada di dunia ini.

Sesuai dengan penegasan Allah SWT. dalam Surah Al-Insaan ayat 19 yang berbunyi :

"Mereka dikelilingi pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu bakal menyangka mereka itu seakan-akan mutiara bertaburan.”

Dan firman-Nya di dalam Surat Ath-Thuur ayat 24 yang artinya :

"Dan berkeliling di sekitar mereka (berupa) anak-anak muda yang melayani mereka, seolah-olah mereka itu mutiara yang tersimpan."

Itulah gambaran mengenai pelayan-pelayan yang ada di dalam surga menurut Firman Allah SWT. yang mana di kehidupan dunia ini tiada satu pun seorang wanita meski dia cantik jelita dan mempesona, sebanding sebagaimana yang ada di dalam surga. 

Dan ketahuilah, bahwa hal ini adalah merupakan salah satu kenikmatan yang luar biasa di antara kenikmatan-kenikmatan lainnya yang disediakan oleh Allah SWT., di dalam surga yang semuanya itu hanya diberikan kepada hamba-Nya yang benar-benar beriman, bertaqwa dan beramal shaleh saat di dunianya.

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar dibawah ini.


Berlangganan via Email