Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

52 Jenis Amalan Para Calon Penghuni Surga Selama Hidup di Dunia

52 Jenis Amalan Para Calon Penghuni Surga Selama Hidup di Dunia

1. Kewajiban Kepada Tuhan

1. Iman

Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT. dalam Surat An-Nisa' ayat 136 yang artinya :

"Hai Orang-Orang yang Beriman ! Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan kepada Kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya dan kepada Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelumnya. Barang siapa yang ingkar kepada Allah kepada Malaikat-Nya, kepada Kitab Kitab-Nya kepada Para Rasul-Nya dan terhadap Hari Akhir, maka sungguh dia telah tersesat sejauh-jauhnya.”

2. Islam

Perhatikan Firman Allah SWT. dalam Surat Ali Imran ayat 84-85 yang artinya :

“Katakanlah, bahwa kami beriman kepada Allah dan beriman kepada Kitab yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim. Siapa yang menghendaki suatu agama selain dari (agama) Islam, tidak akan diterima dan di akhirat dia akan rugi.”

3. Ibadah

Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT. dalam Surat Al Baqarah ayat 21 yang berbunyi :

"Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang sebelummu, agar kamu bertaqwa.”

4. Berdo'a

Firman Allah SWT dalam Surat Al A'raaf ayat 55 yang artinya :

"Berdo'alah kepada Tuhan dengan khusyuk dan penuh rasa takut. Sesungguhnya Dia tidak suka kepada orang yang melampaui batas.”

5. Dzikir

Firman Allah SWT. dalam Surat Al Ahzab, ayat 41-42 yang artinya :

“Hai Orang-Orang yang Beriman, ingatlah kepada Allah (dengan) sebanyak-banyaknya dan Maha Sucikanlah Dia (di saat) pagi dan petang.”

6. Taqwa

Firman Allah SWT. dalam Surat Ali Imran ayat 102 yang artinya :

"Hai Orang-Orang yang Beriman, bertaqwalah kepada Allah dan janganlah kamu mati kecuali kamu dalam keadaan muslim.”

7. Bertaubat

Firman Allah SWT. dalam Surat At -Tahrim ayat 3 yang artinya :

"Hai Orang-Orang yang Beriman, bertaubatlah kepada Allah (dengan) taubat yang sungguh-sungguh, agar segala dosamu diampuni dan dimasukkan ke dalam surga yang mengalir di bawah sungai-sungai.”

8. Ikhlas

Hal ini sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al Bayyinah ayat 5 yang artinya :

"Dan kamu tidak diperintahkan kecuali agar menyembah Allah, beragama dengan ikhlas, mendirikan shalat, membayar zakat dan itulah beragama yang benar."

9. Bersyukur

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al Baqarah ayat 172 yang artinya :

"Hai Orang-Orang yang Beriman, makanlah apa-apa yang baik yang telah Kami rizkikan kepadamu. Jika memang benar-benar baru menyembah kepada-Nya.”

 

2. Kewajiban Kepada Diri Sendiri

Yang termasuk kewajiban Orang Islam kepada dirinya, yaitu :

1. Bekerja

Firman Allah SWT. dalam Surah An-Najm ayat 39-41 yang artinya :

"Dan bagi setiap manusia tergantung kepada hasil usahanya sendiri. Dan hasil pekerjaannya itu, nanti kalian dilihatnya, akan mendapat balasan semestinya.”

2. Mencari Nafkah

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Saba' ayat 10-11 yang artinya :

“Kami memberi suatu karunia kepada Daud, (dengan perintah). Wahai gunung-gunung dan burung-burung, pujalah Tuhan bersama dia (Daud). Kami sudah melunakkan besi bagi Daud, agar membuat baju besi dengan dianyamnya dan supaya mereka mengerjakan kebaikan. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang telah kamu perbuat."

3. Hemat

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Isra' ayat 29 yang artinya :

"Dan, janganlah kamu jadikan tanganmu menggenggam ke kudukmu (yaitu kikir). Dan, janganlah kau buka selebar-lebarnya (yakni boros), maka sungguh kamu akan tercela dan menyesal.”

Baca Juga :

4. Tidak Menghabiskan Waktu untuk Main Judi

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al Maidah ayat 90-91 yang artinya :

"Hai Orang-Orang yang Beriman, bahwasanya minuman keras, judi dan sembelihan-sembelihan yang dipersembahkan kepada berhala-berhala dan penujuman dengan anak panah itu semua adalah perbuatan keji lagi perbuatan setan. Karena itu, jauhilah semuanya supaya kamu beruntung.”

“Setan hanya bermaksud akan menjerumuskan kamu ke dalam jurang permusuhan dan kebencian di antara kamu dengan meminum minuman keras dan berjudi untuk menghalangi kamu dari mengingat Allah dan di dalam shalat. Maka apakah kamu mau berhenti dari perbuatan itu ?”

5. Tidak Berlebihan dalam Segala Hal

Hal ini sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al-A'raf ayat 31 yang artinya :

"Hai sekalian manusia, berpakaianlah yang bagus, bagus setiap pergi ke masjid, makan dan minumlah tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang boros."

6. Menjaga Kebersihan

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al-Muddatsir ayat 1-4 yang artinya :

“Hai orang yang berselimut, bersihkanlah pakaianlah !”

7. Tidak Memakan Barang Haram

Firman Allah SWT. dalam Surat Al-Maidah ayat 3 yang artinya :

“Diharamkan bagi kamu ; bangkai, darah, daging babi, binatang yang disembelih atas nama selain Allah, binatang yang karena dicekik, binatang yang mati karena dipukul, binatang yang karena jatuh, karena ditanduk dan binatang yang karena diterkam binatang buas kecuali yang sempat kamu sembelih. Diharamkan juga binatang yang disembelih untuk berhala-berhala dan undian dengan anak panah, itulah kamu yang durhaka."

8. Mengangkat Kedudukan yang Tinggi Ilmu Pengetahuan

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11 yang artinya :

"Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang berilmu pengetahuan dalam beberapa tingkat."

9. Menahan Hawa Nafsu

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat An-Nazi’at ayat 40-41 yang artinya :

"Adapun orang yang takut kepada Kebesaran Tuhan dengan jalan menahan hawa nafsunya, maka sesungguhnya dia bertempat tinggal di Surga Ma'wa.”

10. Tidak Menjadi Pemarah

Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Asy-Syura ayat 37 yang artinya :

"Dan orang-orang yang menjauhi perbuatan dosa-dosa besar dan perbuatan keji. Dan, apabila mereka marah, mereka pun mudah memaafkan.”

11. Tahan Terhadap Ujian

Sesuai Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al-Baqarah ayat 155-156 yang berbunyi :

“Kamu bakal Kami (Allah) berikan ujian dengan keadaan dari rasa takut, lapar dan kekurangan, baik (berupa) harta, jiwa, maupun pada kekurangan buah-buahan. Gembirakanlah orang-orang yang sabar, yang mereka apabila ditimpa musibah dan mereka (lantas) mengucapkan : Kami milik Allah dan kami akan kembali kepada-Nya.”

12. Bersabar

Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Ali Imran ayat 200 yang artinya :

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu, teguhkan hati serta bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.”

13. Punya Malu dan Hati yang Suci

Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat An-Nuur ayat 30 yang artinya :

"Katakanlah bagi orang-orang mukminin agar mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kehormatannya (kemaluannya). Sifat yang sedemikian itulah adalah merupakan sifat yang lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

14. Jujur

Berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surat Fushshilat ayat 30 yang artinya :

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan : ‘Tuhan kami ialah Allah.' Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan : "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih” dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu."

15. Pemberani

Allah Ta’ala pernah berfirman dalam Surat Al Fath ayat 29 yang artinya :

"Muhammad adalah utusan Allah dan pengikut-pengikutnya adalah orang-orang yang bersikap keras kepada orang-orang kafir tetapi sangat ramah tamah dan lembut hati terhadap sesamanya. Kau lihat mereka itu rajin dan bersujud, mereka mengharapkan karunia dan ridha Allah semata-mata.

Ciri-ciri mereka itu tampak jelas pada wajahnya dari bekas-bekas sujud. Itulah perumpamaan mereka dijelaskan dalam Kitab Taurat dan Injil, mereka itu ibarat satu pohon yang sedang bersemi, subur dan rimbun daunnya. Batangnya kuat sangat menggembirakan para petani yang menanamnya. 

Perumpamaan ini adalah untuk membuat jengkel hati orang-orang kafir. Dan Allah menjanjikan kepada orang-orang beriman dan beramal shaleh berupa ampunan dan pahala yang besar."

16. Mencari Kebahagiaan Akhirat dan Tidak Lupa pada Dunia

Hal ini berdasarkan Firman Allah SWT. dalam Surat Al-Qashash ayat 77 yang artinya :

“Dan, tuntutlah kebahagiaan akhirat dengan karunia yang telah dicurahkan Allah kepadamu, tetapi jangan lupakan urusan dunia serta berbuat kebajikan kepada sesama manusia sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Janganlah sekali-kali berbuat kerusakan di muka bumi ini. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang berbuat kerusakan.”

17. Hidup Sederhana

Sesuai Firman Allah SWT. dalam Surat Al-Baqarah ayat 207 yang artinya :

"Dan sebagian manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk mendapatkan Ridha Allah semata. Sungguh Allah sayang kepada para hamba-Nya.”

18. Percaya kepada Diri Sendiri

Sesuai Firman Allah SWT. dalam Surat Ali Imran ayat 159 yang artinya :

“Maka apabila kamu akan melakukan sesuatu, maka hendaklah bertawakkal kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal.”

19. Tidak Berputus Asa

Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Yusuf ayat 87 yang artinya :

"Dan janganlah kamu suka berputus asa dari Rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada orang yang berputus asa kecuali kaum kafir.”

20. Tidak Penakut

Firman Allah SWT. dalam Surat Ali Imran ayat 156 yang artinya :

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang orang kafir, bila mereka merantau atau berperang, mereka berkata kepada saudaranya kalau mereka itu tinggal di sini bersama-sama kita semua, pastilah mereka itu tidak akan mati atau terbunuh. Dengan demikian Allah meninggalkan penyesalan dalam hati mereka. Padahal Allah yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, dan Allah pula yang Mengetahui apa saja yang dikerjakan."

21. Tidak Melakukan Bunuh Diri

Firman Allah SWT dalam surat An Nisa' ayat 29-30 :

"Dan janganlah kamu membunuh dirimu, karena Allah sangat sayang kepadamu. Dan barang siapa yang berani berbuat demikian dengan kedhaliman yang melampaui batas, nanti bakal Aku (Allah) masukkan neraka.”


    22. Tidak Merendahkan Harga Diri dengan Mengemis (Minta-Minta)

    Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al Baqarah ayat 273 yang artinya :

    “(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah, mereka tidak dapat (berusaha) di bumi. Orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.”

     

    3. Kewajiban Terhadap Sesama Manusia

    Kewajiban muslim kepada sesama manusia ialah :

    1. Pengasih dan Penyayang

    Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Al-Balad ayat 12-17 yang artinya :

    "Dan tahukah kamu apa jalan yang mendaki itu ? Membebaskan perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, terhadap anak yatim yang sekerabat, atau orang miskin yang kepayahan. Kemudian  dia termasuk orang-orang yang beriman, saling berwasiat dengan kesabaran dan saling berwasiat dengan kasih sayang."

    2. Mementingkan Orang Lain

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al Hasyr ayat 9 yang artinya :

    "Dan, orang-orang yang menyiapkan rumah dan beriman sebelum mereka (Kedatangan Kaum Muhajirin), mereka menyayangi orang-orang hijrah kepada mereka, dan di dalam dada mereka tidak ada sesuatu keinginan pun dari apa-apa yang telah diberikan (harta rampasan) kepada mereka (orang Muhajirin), dan mereka mengutamakan (orang Muhajirin) di atas (kepentingan) mereka meski mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang terpelihara diri dari sifat yang kikir, maka mereka itulah orang-orang yang mendapat kemenangan."

    3. Damai

    Sesuai Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al-Baqarah ayat 208 yang artinya :

    "Hai sekalian orang-orang beriman, masuklah ke dalam Agama Islam (secara) keseluruhannya, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.”

    4. Berlomba-lomba di dalam Kebaikan

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Ali Imran ayat 133-136 yang berbunyi :

    "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya setara langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

    Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri (kemudian) mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah ? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

    Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.”

    5. Tidak Membuat Kerusakan di Bumi

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surah Al-A'raf ayat 85 yang artinya :

    "Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi, setelah kamu mengadakan perbaikan. Itulah (perbuatan) yang baik bagimu, jika kamu orang-orang beriman."

    6. Menyantuni Anak Yatim dan Orang Miskin

    Sesuai Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al-Ma'un ayat 1-3 yang artinya :

    "Tahukah kamu orang-orang yang mendustakan agama ? Itulah dia orang yang suka menyia-nyiakan anak yatim dan tidak suka memberi makan kepada orang-orang miskin.”

     

    4. Kewajiban Terhadap Keluarga

    1. Bergaul suami-istri dengan baik

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat An-Nisa' ayat 19 yang artinya :

    "Dan pergaulilah mereka (istri-istrimu) secara baik. Maka, jika kamu membenci mereka (maka bersabarlah), barangkali kamu karena membenci sesuatu padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”

    2. Berbuat Baik kepada Ibu dan Bapak

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al-Isra' ayat 23-24 yang artinya :

    “Dan Tuhanmu telah menyuruh kamu agar jangan menyembah selain kepada Allah dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua. Apabila salah seorang atau keduanya sudah lanjut usia, janganlah sekali-kali engkau berkata, “Ah" kepada mereka, dan janganlah membentak mereka.”

    Berkatalah dengan sopan dan lemah lembut, sayangi dan cintailah keduanya, dan berdo'alah, "Ya Tuhan, sayangilah mereka keduanya, sebagaimana mereka telah memeliharaku waktu kecil."

    3. Rumah Tangga yang Harmonis Penuh Kasih Sayang

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Ar-Rum ayat 21 yang artinya :

    "Dan dari tanda-tanda kekuasaan Allah yaitu, bahwa Dia telah menjadikan wanita sebagai pasangan dan kawan hidup dengan ditanam-Nya di antara kamu (suami-istri) dengan rasa cinta kasih. Sesungguhnya dalam hal sedemikian itulah menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”

    4. Mendidik Anak-Anak

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Asyu'ara ayat 214 yang artinya :

    “Berilah peringatan kepada sanak kerabatmu."

    5. Berterima Kasih kepada Ibu

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Luqman ayat 14-15 yang berbunyi :

    “Dan Kami (Allah) perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada ibu-bapaknya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah, semakin lemah dan menyapihnya dalam 2 tahun. Hendaklah engkau bersyukur kepada-Ku dan kepada kedua ibu-bapakmu. Hanya kepada-Kulah tempat kembali.

    Dan apabila keduanya memaksamu supaya menyekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak ada bagimu ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi mereka dan pergaulilah mereka dengan baik di dunia dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembali kamu, lalu Aku kabarkan kepada kamu apa-apa yang telah kamu kerjakan."

    6. Bersilaturahmi

    Sesuai Firman Allah Ta’ala dalam Surat An-Nisa' ayat 1 yang artinya :

    “Hai sekalian manusia, bertakwalah kamu kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari satu diri, dan daripadanya Allah menciptakan kamu daripada satu diri, dan daripadanya Allah menciptakan pasangannya, dan berkembang-biakan dari keduanya (berupa) lelaki dan perempuan yang banyak, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu saling meminta dengan menyebut (nama)-Nya, dan (peliharalah hubungan) keluarga. Sesungguhnya Allah sangat memperhatikanmu.”

    Baca Juga :

    7. Tidak Membunuh Anak

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Isra' ayat 31 yang artinya :

    “Janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kami-lah yang menanggung rezeki mereka dan rezekimu. Pembunuhan terhadap anak-anak itu adalah suatu kesalahan yang besar."

    Itulah kewajiban-kewajiban muslim terhadap keluarganya agar di dunia, ia memperoleh kebahagiaan yaitu Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah dan di akhirat kelak dimasukkan ke dalam surga.

     

    5. Kewajiban Terhadap Masyarakat

    Ada kewajiban-kewajiban seorang muslim terhadap masyarakatnya sebab ia tak bisa hidup sendiri, sebagai berikut :

    1. Patuh kepada Allah, Rasul-Nya dan Para Pemimpin

    Berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surat An-Nisa' ayat 59 yang berbunyi :

    "Hai orang-orang yang beriman ! Taatlah kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul (dan begitu juga) kepada pemangku kekuasaan di antaramu. Maka jika kamu berselisih dalam suatu (urusan), kembalikanlah dia kepada (Kitab) Allah dan (Sunnah) Rasul, jika kamu benar-benar beriman terhadap Allah dan Hari Kemudian. Itulah yang lebih baik dan lebih bagus kesudahannya."

    2. Bersatu

    Sebagaimana dalam Surat Ali Imran ayat 103, Allah Ta’ala telah berfirman :

    "Dan berpegang teguhlah kamu sekalian dengan tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah melunakkan di antara hati kamu, lalu jadilah kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang yang bersaudara, padahal dahulunya kamu telah berada di tepi jurang neraka, maka Dia menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya agar kamu mendapat petunjuk."

    3. Memilih Pemimpin

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al-Maidah ayat 56 yang berbunyi :

    "Barang siapa yang memilih Allah dan Rasul-Nya dan (begitu juga) memilih orang-orang yang beriman sebagai pemimpinnya. (Percayalah), sesungguhnya agama Tuhan-lah yang (akan) menang.”

    4. Mengikat Persaudaraan

    Sesuai Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al-Hujurat ayat 10 yang artinya :

    "Bahwasanya orang mukmin itu bersaudara. Karena itu, damaikanlah antara 2 saudaramu yang bertengkar dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat."

    Seorang mukmin itu sudah selayaknya bersaudara di mana pun dia berada. Karena itu, satu sama lainnya tidak patut bermusuhan dan punya rasa dendam.

    5. Bermusyawarah

    Sebagaimana Firman Allah SWT. dalam Surat Asy-Syura ayat 38 yang artinya :

    "Dan (juga) orang-orang yang memperkenankan seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (adalah) dengan musyawarah di antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka."

    6. Berbuat Kebaikan

    Hal ini sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al Baqarah ayat 177 yang berbunyi :

    "Bukanlah kebaikan itu menghadapkan wajah kamu ke arah Timur dan Barat, tetapi kebaikan itu (adalah) barang siapa yang beriman kepada Allah, Hari Akhir, Para Malaikat, Kitab-Kitab, dan Para Nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada para kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang yang (terlantar) dalam perjalanan, orang-orang yang meminta-minta, dan membebaskan perbudakan, mendirikan shalat, membayar zakat, dan orang-orang yang memenuhi janjinya bila mereka berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesengsaraan, penderitaan dan waktu peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa."

    Baca Juga :

    7. Mengerjakan Amal Shaleh

    Sebagaimana Firman Allah Ta’ala dalam Surat An Nahl ayat 97 yang artinya :

    "Barang siapa yang mengerjakan kebaikan, baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia beriman kepada Allah, maka sungguh orang itu akan Kami berikan penghidupan yang baik dan akan Kami balas dengan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan."

    8. Saling Tolong-Menolong

    Sesuai Firman Allah Ta’ala dalam Surat Al-Maidah ayat 2 yang artinya :

    "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan janganlah tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat terhadap siksa-Nya."

    Demikianlah amalan-amalan yang menjadi kunci masuk surga.

    Jika ditambah lagi amalan-amalan yang dianjurkan (sunnah) maka seseorang akan memperoleh surga di tempat yang tinggi, misalnya mendirikan shalat fardhu tepat pada waktunya, menambahnya dengan shalat-shalat sunah dan memperbanyak bacaan dzikir, shalawat dan bacaan Al-Qur'an.

    Iman dan taqwa akan membuahkan perilaku kebajikan bagi semua pihak sedangkan shalat yang benar dan khusyuk dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

    • Para pemimpin dan pejabat bisa ber-Amar Ma’ruf dengan menegakkan kebenaran dengan kekuasaannya.
    • Para hartawan, pengusaha dan konglomerat bisa beramal dengan harta bendanya.
    • Para ulama bisa beramal dengan ilmunya yang bermanfaat.
    • Para fakir miskin bisa bersabar dengan segala kepapaannya/cobaannya.
    • Seorang anak berbakti kepada orang tuanya begitu pula seorang istri patuh dan berbakti kepada suaminya.

    Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar dibawah ini.


    Berlangganan via Email