Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Perbedaan Antara Passion, Hobi, dan Bakat Yang Wajib Kamu Ketahui Sekarang

Perbedaan Antara Passion, Hobi, dan Bakat Yang Wajib Kamu Ketahui Sekarang

Apa Itu Passion ?

Akhir-akhir sekarang ini, kata Passion cukup banyak digandrungi oleh generasi anak-anak muda di Indonesia, maupun di luar negeri. Sebenarnya, apa sih makna Passion?

Definisi Passion yang berdasarkan dari sumber Wikipedia memaparkan, diambil dari bahasa Yunani “menderita, ditindak lanjuti” dan Latin Akhir yang berarti “gairah; penderitaan”. Passion diartikan perasaan antusiasme / keinginan yang kuat terhadap seseorang atau sesuatu. Berdasarkan Kamus KBBI, passion bisa diartikan dalam kata “renjana”, adalah rasa hati yang kuat (rindu, cinta kasih, birahi, dan sebagainya).

Dari semua definisi itu, dapat ditarik menjadi sebuah kesimpulan bahwa passion adalah sebuah perasaan yang kuat tentang sesuatu, kecintaan, dan kenikmatan yang membuat dia tidak mudah menyerah atas sesuatu itu.

Apakah Sama Passion dengan Hobi ?

Passion berbeda dengan hobi. Jika hobi biasanya diasosiasikan dalam bentuk kesukaan dan kesenangan pribadi, sedangkan passion itu cenderung mengarah dengan kecintaan terhadap sesuatu.
  1. Hobi cenderung merupakan tindakan yang bersifat konsumsi, sedangkan passion justru dapat mendatangkan penghasilan.
  2. Hobi adalah aktivitas relaksasi untuk mengurangi stress atau mengisi waktu senggang, sedangkan passion mengarah bagaimana ia menjiwai satu bidang yang membuat ia menikmati apa yang sedang ia kerjakan, hingga rela menghabiskan waktu dan tenaga untuk bidang tersebut.
  3. Hobi biasanya hanya bermanfaat untuk diri sendiri, sedangkan passion melibatkan banyak orang dan dapat dinikmati oleh banyak orang pula.

Apakah Passion itu Sama dengan Bakat ?

Bakat dapat diartikan dengan kemampuan, sifat, dan pembawaan yang telah dimiliki sejak lahir. Konon, bakal ada yang sifatnya genetic, ada juga yang diturunkan melalui proses belajar. Seseorang yang sudah punya bakat menjadi seorang pedagang/wirausahawan, belum tentu passion-nya pun di bidang wirausaha. Maka, ia memilih pekerjaan lain sebagai jalan hidupnya. Bahkan, ada juga orang yang tidak punya bakat menjadi designer, namun dengan kecintaannya di bidang design, ia pun bisa sukses menjalani karirnya.

Apakah Passion hanya Berhenti pada Kenikmatan Saja ?

Banyak di antara kita yang mengartikan passion hanya sebatas kenikmatan (pleasure) melakukan sesuatu saja. Padahal, lebih jauh lagi, passion juga tentang makna (meaning) dan keterlibatan emosi (emotion). Misalnya, ada seorang anak yang ditanya oleh temannya tentang passion-nya, kemudian dia menjawab bahwa passion-nya adalah bermain game online.

Dia begitu menikmati saat bermain game online bahkan rela menghabiskan waktunya hingga berjam-jam dan memikirkan segala cara agar dapat memenangkan sebuah permainan. Pertanyaannya, apakah sekedar kenikmatan saja yang dia peroleh? Apakah kenikmatan aktivitas yang dia lakukan itu juga memiliki makna ?

Bukan berarti dunia game online tidak mempunyai makna. Tentu akan berbeda jika seseorang yang menyukai game online, kemudian dia bisa saja mempelajari lebih dalam tentang bagaimana menciptakan sebuah game. Mengubah image game online yang awalnya hanya menghabiskan waktu, menjadi sesuatu yang bermanfaat, misalnya dengan membuat game tentang pengenalan kebudayaan Indonesia, atau yang lainnya.  

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar dibawah ini.

See You Next Time….

Sumber Referensi : Buku Passion For Millenial People, Dinar Apriyanto