Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Cara Terbaik Untuk Mengatasi Mental Block Pada Diri Kamu

5 Cara Terbaik Untuk Mengatasi Mental Block Pada Diri Kamu

Siapapun, dapat terjebak dalam mental block. Tidak pandang bulu bagi siapapun termasuk penulis, artis, atlet, peneliti, bahkan orang yang tidak melakukan apa-apa juga bisa mengalami hal itu. Hal utama yang dapat menyingkirkan mental block, adalah dengan tidak terjebak dalam pemikiran negative itu sendiri karena sesungguhnya, sebagian besar prasangka adalah salah.

Jika kita menemui tantangan, tekanan, atau hambatan, biarkan itu semua mengalir. Atasilah masalah-masalah itu dengan kepala tegak dan hati yang lapang. Selain itu, berikut hal ini juga merupakan beberapa cara terbaik untuk menguasai mental block yang ada pada diri kamu.

      1.       Berusaha dan Berjuang

Hidup menjadi berharga ketika ia diperjuangkan. Dan, pemenang dalam segala lomba adalah ia yang paling gigih berjuang. Maka, untuk meruntuhkan blockade yang secara psikologis membelenggu kita, kita harus mengerahkan segala upaya kita untuk berjuang serta bekerja keras, dan hal itu kita lakukan secara terus-menerus, dan setiap hari.

      2.       Penerimaan

Akui saja bahwa kita sedang mengalami mental block. Hal ini adalah langkah pertama untuk menangani masalah. Setelah itu, kita harus mencari akar masalah yang merupakan sumber dari mental block kita. Sebagian besar mental block terjadi karena ketakutan dan kecemasan.

Bisa juga, karena gempuran tekanan yang bertubi-tubi. Atau, bisa juga karena kumpulan sikap pesimis yang kita serap dari sekitar kita. Apapun itu, yang penting adalah kita tahu akar masalahnya. Setelah itu, kita akan lebih mudah mengatasinya.

      3.       Mencoba Sesuatu yang Baru dan Berbeda

Melakukan aktivitas berbeda yang belum pernah dicoba, bisa menjadi sebuah awalan kita untuk mengatasi mental block. Entah itu sesuatu yang ringan semacam mengerjakan teka-teki silang, bermain basket, atau bermain game di tempat hiburan di mall-mall. Idenya adalah untuk mencapai rasa kepuasan yang membuat kita bersantai.

 Jangan mencoba hal baru yang bisa diketahui justru malah membuat diri kita frustasi karenanya. Aktivitas apapun yang membantu relaksasi di luar aktivitas pekerjaan, dapat efektif memperluas visi dan membantu kita untuk menemukan jawaban-jawaban dari permasalahan yang sedang dihadapi.

      4.       Memvisualisasikan Pengalaman yang Membahagiakan atau Impian yang Ingin Diraih

Menggunakan pengalaman di masa lalu sebagai sumber untuk mengumpulkan energy positif adalah hal yang cukup berhasil bagi sebagian orang. Begitu juga ketika kita memvisualisasikan impian yang akan kita raih, dapat membuat kita bersemangat untuk segera menyelesaikan pekerjaan dan semakin mendekat pada impian tersebut.

      5.       Mengubah Lingkungan

Kondisi tempat kerja kita akan mempengaruhi suasana hati dan kinerja kita di tempat kerja. Maka, jaga ruang kerja kita agar senantiasa bersih. Selain untuk menjaga suasana hati, kebersihan juga mempunyai hubungan yang erat dengan kesehatan kita. Selain itu, dengan memiliki meja yang rapi, terorganisir dan tertata, akan meningkatkan produktivitas dan fokus kita.

Walaupun di saat yang lain, ruang yang berantakan justru dapat memberi inspirasi dan meningkatkan kreativitas. Kita pun dapat secara berkala memperbarui letak atau dekorasi di ruang kerja kita agar suasananya tidak membosankan. Secara lebih luas, mengubah lingkungan bisa juga dengan sesekali “escape” dari ruang kerja kita.

Mengerjakan tugas di kedai kopi atau di pinggir pantai, dapat membuat pikiran kita lebih fresh dan suasana hati kita akan lebih baik. Lingkungan pertemanan atau relasi pun harus diperhatikan. Jangan-jangan, lingkungan kita lah yang selama ini “membelenggu” kita dalam segala ketakutan dan rasa pesimis.

      6.       Kerjakan Tugas yang Ringan Terlebih Dahulu

Jika kita kewalahan dengan segala tugas yang dibebankan kepada kita atau mulai terpuruk ketika menyadari bahwa betapa hanya sedikit kita telah berkembang, maka tidak ada salahnya kita mengambil jeda sejenak. Kemudian, kerjakan dulu hal-hal ringan yang ada di depan mata.

Dengan melakukan kemenangan kecil atas tugas yang telah berhasil kita selesaikan, ini akan menaikkan rasa percaya diri kita untuk kemudian mengerjakan pekerjaan yang lebih besar. Tidak ada salahnya mengambil beberapa langkah mundur untuk kemudian dapat bergerak maju dengan efisien di masa depan.

Semoga artikel di atas bisa membantu kamu terkait informasi yang sedang kamu cari, dan dapat menambah wawasan pengetahuan yang memenuhi asupanmu. Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis pada kolom komentar dibawah ini.

See You Next Time….

Sumber Referensi : Buku Passion For Millenial People, Dinar Apriyanto